Wawancara Khusus

AMB Kini Berubah Status Jadi Politeknik Belitung, D-IV Pariwisata Jadi Jurusan Perdana di Sumatera

Adanya perubahan status ini, maka ada jurusan tambahan, yaitu Usaha Perjalanan Wisata, dengan tingkat pendidikan D-IV atau setara Strata I.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Pos Belitung
Ketua Polteknik Belitung, Hartian Ramadhan ,(kiri) saat hadir di studio Pos Belitung berbincang bersama jurnalis Pos Belitung, Disa Aryandi, (kanan), Selasa (10/5/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Akademi Manajemen Belitung (AMB) saat ini sudah berubah status menjadi Politeknik Belitung. Perubahan status ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor : 108/D/OT/2022.

Perubahan status ini mengantarkan tingkat pendidikan di AMB menjadi satu tingkat lebih tinggi. Awalnya tingkat pendidikan di kampus yang beralamatkan di Jalan Telex Desa Aik Ketekok, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, itu hanya Diploma III (D III).

Adanya perubahan status ini, maka ada jurusan tambahan, yaitu Usaha Perjalanan Wisata, dengan tingkat pendidikan D-IV atau setara Strata I.

Walau ada jurusan baru, jurusan D-III Manajemen Informatika dan Manajemen Administrasi masih tetap ada.

Seperti apa perjuangan perubahan status AMB menjadi Polteknik Belitung ini, Ketua Polteknik Belitung, Hartian Ramadhan, mengungkapkannya dalam Dialog Ruang Kita di Pos Belitung, Selasa (10/5/2022).

Berikut petikan wawancaranya:

T : Seperti apa perjuangan dalam mendapatkan perubahan status tersebut?
J : Tidak dipungkiri banyak pekerjaan yang tidak terduga untuk mendapatkan perubahan status dari akademi menjadi Politeknik Belitung. Satu di antaranya menyediakan berbagai dokumen keperluan perubahan status, hingga melakukan presentasi di Kopertis Wilayah Sumatera Bagian Selatan agar mendapatkan rekomendasi untuk selanjutnya didorong kembali ke Kementerian Pendidikan.

Ada tiga tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan status tersebut hingga membuat pihak manajemen harus bolak-balik ke instansi terkait dan memakan waktu selama tiga hingga empat tahun belakang.

T: Kapan tercetusnya perubahan status dari akademi menjadi sekolah tinggi ini ?
J : Tercetusnya kampus ini ingin berubah status menjadi perguruan tinggi sudah sejak 10 tahun belakang. Namun ketika itu nama yang diinginkan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Belitung.
Namun lambat laun waktu berjalan, hingga zaman ke pemimpin saya, terjadi moratorium dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tidak boleh lagi membuat pendidikan Strata I untuk manajemen sehingga diarahkan ke advokasi.

T : D-IV ini masih awam di kalangan masyarakat, apakah sama dengan pendidikan S1?
J : Tingkat pendidikan D-IV ini setara dengan Strata 1 atau setelah lulus bergelar S.Tr atau dikenal dengan sarjana terapan. Tingkat pendidikan ini merupakan tingkat pendidikan yang terbilang cukup baru dan ini terwujud sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

T : Jurusan apa saja yang sekarang tersedia di Polteknik Belitung setelah berubah status?
J : Setelah berubah status menjadi Politeknik Belitung, tentu ada penambahan jurusan yaitu D-IV Pariwisata dengan jurusan Usaha Perjalanan Wisata. Sedangkan untuk D-III tetap tersedia, yaitu Manajemen Informatika dan Manajemen Administrasi.

T : Kenapa memilih jurusan tambahan D-IV Pariwisata?
J : Memilih jurusan tersebut karena di Belitung banyak hal yang berhubungan dengan sektor pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Belitung maupun Belitung Timur juga sekarang ini sedang mendorong perkembangan pariwisata. Sehingga membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) di bidang tersebut.

Ditambah lagi, sekarang ini Belitung menjadi sorotan pemerintah pusat dalam mengembangkan sektor pariwisata. Kemudian juga Belitung sudah memiliki kawasan ekonomi khusus pariwisata, UNESCO Global Geopark (UGG) dan Kawasan Strategi Parwisata Nasional (KSPN).

T : Sekolah mana saja yang akan menjadi sasaran Polteknik Belitung untuk mengisi jurusan Usaha Perjalanan Wisata ini?
J : Ada dua sekolah yang berhubungan dengan jurusan tersebut di Belitung, yaitu SMK Negeri 3 Tanjungpandan dan SMK Negeri 1 Sijuk. Namun tidak menutup kemungkinan jurusan ini menjadi peluang bagi siapa saja untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang D-IV. Untuk lokal yang sekarang ini sudah disediakan secara keseluruhan ada dua lokal pada semester pertama.
Namun tidak dipungkiri dengan berkembangnya waktu, lokal tersebut akan terus ditambah, dengan diimbangi berbagai pengembangan fasilitas lainnya di kampus tersebut.

Kita berharap dengan perubahan status ini, ada dukungan dari berbagai pihak. Bukan hanya dari masyarakat saja tetapi juga dari pihak Pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, serta pihak swasta.

T : Bagaimana ketersediaan tenaga pendidik di Polteknik Belitung setelah perubahan status ini?
J : Untuk tenaga pendidik sekarang ini khusus untuk jurusan Usaha Perjalanan Wisata sudah memiliki lima dosen tetap dan secara keseluruhan merupakan warga Pulau Belitung yang memiliki pendidikan terakhir Strata II.
Sedangkan untuk tenaga pendidik lainnya masih tetap menggunakan dosen yang sebelumnya sudah ada, mengingat tidak ada perbedaan mata kuliah dasar pada kegiatan perkuliahan tersebut.

T : Untuk Jurusan Usaha Perjalanan Wisata ini apakah juga ada di kampus lain di luar Belitung?
J : Untuk D-IV Pariwisata, khusus di Sumatera, Politeknik Belitung merupakan yang pertama. Ada di Palembang, namun hanya setingkat D-III.

T: Apa harapannya setelah menjadi Politeknik Belitung?
J : Kami harap masyarakat tidak ragu untuk menyekolahkan anaknya di Politeknik Belitung. Karena orang yang membangkitkan produk lokal Belitung tidak lain adalah SDM yang ada di Belitung itu sendiri. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved