Perang Rusia dan Ukraina

Rusia Tak Tergoyahkan, Eropa sudah Kewalahan Bantu Ukraina, Stok Senjata dan Amunisi Makin Menipis

Stok persenjataan dan amunisi Uni Eropa untuk Ukraina makin menipis, para Menhan UE malah berdebat cari cara beli senjata baru untuk Ukraina

Editor: Hendra
()
Rudal anti tank FGM-148 Javelins, bantuan dari Amerika Serikat untuk Ukraina melawan militer Rusia 

POSBELITUNG.CO -- Perang Rusia dan Ukraina kini sudah mendekati 200 hari atau tepatnya baru 195 hari.

Rupanya perang Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan sudah menghabiskan banyak energi dan biaya.

Ukraina yang dibantu oleh Amerika Serikat serta Uni Eropa pun mulai kewalahan untuk menghadapi serangan Rusia.

Diketahui persenjataan militer Ukraina terus dipasok oleh Uni Eropa serta Amerika Serikat.

Namun karena perang Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan rupanya kini membuat stok persenjataan Uni Eropa (UE) semakin menipis.

Baca juga: Rusia Gunakan Serangan Energi, Setop Kirim Gas, Zelensky Tuduh Putin Ingin Hancurkan Eropa

Sedangkan untuk memproduksinya dalam waktu yang cepat sangat sulit untuk dilakukan.

Apalagi kini sejumlah negara di Eropa dan dunia mengalami krisis sejak Perang Rusia dan Ukraina berlangsung.

Tak hanya pangan, yang paling menyulitkan saat ini industri pertahanan yang sulit memproduksi persenjataan.

Hal ini imbas dari Rusia yang menghentikan pengiriman gas dan lainnya ke negara-negara di Eropa.

Seorang Diplomat top Eropa sudah diingatkan terkait stok persenjatannya.

Saat ini stok senjata dan amunisi Uni Eropa untuk mendukung Ukraina makin menipis.

Sementara Rusia sendiri hingga saat ini belum tergoyahkan. Bahkan Rusia kini disebut melakukan strategi perang energi.

Menyetop pasukan gas ke sejumlah negara Eropa. Imbasnya harga listik dan gas di negara eropa melambung hingga 100 sampai 200 persen.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell mendesak negara-negara anggota untuk lebih mengoordinasikan pengeluaran militernya.

Baca juga: Rusia Kuras Uang Amerika, Alasan Bantu Ukraina Joe Biden Minta 11,27 Miliar Dollar ke Kongres AS

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved