Berita Belitung

Prolanis Perawas Sambut Rombongan Selat, Piknik Sekaligus Edukasi Cegah Penyakit Kronis

BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung terus menggencarkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). 

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Dok/Puskesmas Perawas
Suasana pertemuan kegiatan Prolanis Puskesmas Perawas dan Selat Nasik di Area Kolong Keramik pada Sabtu (24/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung terus menggencarkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). 

Prolanis sendiri terintegrasi dengan Kemenkes sebagai bentuk upaya pencegahan penyakit kronis terutama Hipertensi dan Diabetes yang menyerap biaya paling besar. 

Sebagai wujud penerapan Prolanis di Belitung, BPJS Kesehatan Belitung bersama Puskes Perawas menyambut kunjungan rombongan dari Kecamatan Selat Nasik di area Kolong Keramik pada Sabtu (24/9/2022). 

"Jadi ini kegiatan piknik sekaligus edukasi memberikan pemahaman tentang penyakit hipertenansi dan diabetes," kata Pengelola Prolanis Puskesmas Perawas Rosa Yulita bersama Kepala Puskesmas Perawas dr Rinny Agustine kepada posbelitung.co pada Minggu (24/9/2022). 

Baca juga: Status Bandara Internasional Hanandjoeddin Disebut-sebut akan Dicabut, DPRD Babel Tanya Kemenhub

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang Soroti Dugaan Pelajar Open BO, Begini Pesannya buat Para Orang Tua

Ia menjelaskan saat ini peserta prolanis di wilayah Puskesmas Perawas mencapai angka di atas 200 orang. 

Artinya, jumlah pengidap hipertensi dan diabetes di Desa Air Rayak, Perawas dan Buluh Tumbang terus bertambah. 

Bahkan dua penyakit tersebut saat ini dapat menyerang seluruh kalangan usia. 

"Kalau di Prolanis ini penyakit mereka lebih terjaga karena selain edukasi juga ada kontrol kesehatan dan pemberian obat," katanya. 

Baca juga: Sekda Pangkalpinang Sebut Peran Ibu Penting Cegah Terjadinya Open BO di Kalangan Pelajar

Baca juga: Batik Mangrove BUMDes Mekar Jaya Laris Manis, Tawarkan Lima Motif Menarik  

Sementara itu, Kepala Puskesmas Perawas dr Rinny Agustine mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Selain itu mulai melakukan screening untuk mendeteksi penyakit kronis agar lebih cepat penanganannya. 

"Sebenarnya screening ini sudah difasiitasi di Puskesmas terintegrasi dengan program lain. Jadi tinggal dorongan masyarakatnya saja," kata Rinny. 

Tekan Biaya 

Kepala BPJS Kesehatan Belitung Dicky Permana Putra menjelaskan Prolanis merupakan program nasional untuk menekan penyerapan klaim khususnya hipertensi dan diabetes, sebab pengidap dua penyakit tersebut menyebabkan komplikasi dengan perawatan khusus seperti cuci darah dan lainnya. 

Oleh sebab itu, BPJS Kesehatan menggandeng Kemenkes sebagai langkah preventif dan preemtif. 

"Jadi setiap faskes tingkat pertama diharapankan bisa menyelenggarakan Prolanis beserta peserta. Bisa dengan cara edukasi, sosialisasi atau medical check up," kata Dicky.

( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved