Info Kesehatan
Bahaya Sering Makan Mi Instan, Mahasiswa Asal Babel Meninggal di Kosan karena Gangguan Pencernaan
Baru-baru ini heboh seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jody Yudha Permana meninggal dunia, diduga karena sakit gangguan pencernaan
Tubuh Jody telah dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi Semarang hingga dilakukan keputusan keluarga terkait berkas otopsi dan pemulangan jenazah.
Sebelumnya diinformasikan bahwa Jody ditemukan meninggal dunia di sebuah kos Gang Pisang.
Jody bukanlah penghuni kos tersebut, melainkan menumpang pada rekan satu daerahnya bernama Akbar.
Apakah Boleh Makan Mi Instan Setiap Hari?
Benarkah makan mi instan setiap hari bisa mengganggu kesehatan?
Mengutip dari hellosehat.com, mengonsumsi mi instan mungkin bisa jadi alternatif saat lapar karena mudah dimasak dan murah. Namun, mi instan sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.
Pasalnya, mi instan merupakan jenis makanan ultraproses yang memiliki kandungan lemak jenuh, pengawet, dan natrium yang tinggi.
Menurut situs Laborers’ Health and Safety Fund of North America, konsumsi makanan ultra proses dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas hingga kanker.
Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari konsumsi mi instan setiap hari.
Bahaya makan mi instan setiap hari
Meski rasanya enak dan menggiurkan, Anda sebaiknya tidak makan mi setiap hari karena memiliki risiko berikut ini.
1. Kekurangan nutrisi
Mi instan sebenarnya mengandung karbohidrat tinggi, tapi kandungan serat, protein, vitamin, dan mineral di dalamnya tergolong sangat minim.
Makan mi instan setiap hari mungkin bisa membuat Anda kenyang.
Namun, secara tak langsung Anda jadi kekurangan nutrisi yang sangat penting untuk tubuh karena kandungan zat gizi makro dan mikro tidak seimbang.
Padahal, tubuh Anda memerlukan zat gizi makro lain, seperti protein dan lemak sehat sebagai sumber energi dan pembentukan massa otot.