Info Kesehatan

Bahaya Sering Makan Mi Instan, Mahasiswa Asal Babel Meninggal di Kosan karena Gangguan Pencernaan

Baru-baru ini heboh seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jody Yudha Permana meninggal dunia, diduga karena sakit gangguan pencernaan

Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jepang, Jurusan Bahasa dan Sastra Asing (BSA), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Semarang (Unnes) bernama Jody Yudha Permana (23) dari Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung tersebut ditemukan meninggal dunia di Gang Pisang, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang pada Senin (19/12/2022) malam 

Sementara zat gizi mikro diperlukan dalam jumlah sedikit untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, perkembangan otak, dan memastikan fungsi organ bekerja dengan baik.

2. Memicu pertambahan berat badan

Sebagai makanan tidak sehat, mi instan memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi karena kandungan karbohidrat dan natrium yang lebih dominan.

Menurut riset dalam American Journal Of Lifestyle Medicine (2018), sebanyak 71 persen masyarakat Amerika mengalami obesitas yang diakibatkan oleh konsumsi makanan olahan dan ultraproses.

Bahkan, riset tersebut juga menjelaskan bahwa konsmsi makanan olahan dan cepat saji lebih berisiko menyebabkan kematian daripada merokok.

Selain itu, mi instan tinggi akan kandungan lemak jenuh yang memberikan rasa enak dan bikin ketagihan.

Namun, kandungan lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh Anda dalam jumlah banyak inilah berkontribusi besar pada kenaikan berat badan.
 
3. Tekanan darah naik

Efek makan mi instan setiap hari juga berkaitan erat dengan masalah tekanan darah yang diakibatkan oleh kandungan natrium tinggi di dalamnya.

Menurut jurnal Nutrients (2017), makanan ultra proses ini menyumbang sekitar 80 % asupan garam harian.

Ini belum termasuk asupan garam dari makanan lain, sehingga dapat membuat Anda berisiko mengonsumsi garam melebihi batas yang dianjurkan, yaitu sekitar 1 sendok teh per hari.

Bayangkan saja bagaimana akibat Anda makan mi instan tersebut setiap hari.

Padahal, asupan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah yang mengarah pada penyakit kardiovaskular.

4. Menimbulkan masalah pencernaan

Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa mi instan dicerna lebih lama daripada makanan. Mi instan bahkan membutuhkan waktu 1 – 2 hari agar bisa tercerna dengan sempurna.

Akibat dimakan setiap hari, mi instan akan menumpuk karena semakin sulit dicerna.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved