Berlaku Maret 2023, Tarif Layanan Air PDAM di Belitung Naik Rp1.000 Per Kubik

Kalau ada rumah tangga memakai 10 kubik, bayarnya Rp30.000, kami bayarnya Rp70.000. Sekarang Rp4.000, kami subsidinya masih Rp60.0000, masih besar ...

Tayang:
pixabay
Ilustrasi kran air 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Batu Mentas Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), resmi memberlakukan tarif baru per 1 Maret 2023.

Adapun tarif baru layanan air itu berlaku untuk penagihan pada April 2023.

Tarif baru yang resmi diberlakukan Perumda Tirta Batu Mentas tersebut naik Rp1.000 per kubik.

Direktur Perumda Tirta Batu Mentas, Badia Parulian, mengatakan, karena surat keputusan penyesuaian tarif yang berlaku 26 Desember 2022 ini akan berlaku per Maret, ada jeda waktu untuk sosialisasi.

"Kalau dibilang membebani, saya rasa dari Rp3.000 ke Rp4.000 tidak membebani karena satu kubik, kenaikan 30 persen. Kami memproduksi air 10 ribu per kubik, kami jual Rp3.000, rugi kami masih Rp7.000 per kubik," kata Badia, usai melakukan sosialisasi kepada sejumlah perusahaan dan perhotelan di Ruang Rapat Pemkab Belitung, Kamis (2/3/2023).

Badia pun menjelaskan, meski dilakukan kenaikan tarif layanan air minum, pihaknya masih mengalami kerugian, karensa masih adanya subsidi yang diberlakukan.

"Kalau ada rumah tangga memakai 10 kubik, bayarnya Rp30.000, kami bayarnya Rp70.000. Sekarang Rp4.000, kami subsidinya masih Rp60.0000, masih besar juga," jelas Badia.

Baca juga: Daftar Harga dan Spesifikasi HP OPPO Reno 8 T 5G, Lengkap Kelebihan dan Kekurangannya

Baca juga: Sudah Ada 22 Anak Putus Sekolah di Belitung Timur di Tahun 2023, Sarjano: Keluarga Juga Menentukan

Baca juga: Ketika Megawati Semprot Sri Mulyani Soal ASN Tajir Rafael: Sangat Memalukan

Biaya Operasional Meningkat

Badia menjelaskan saat ini biaya operasional perusahaan meningkat, terutama dari biaya listrik yang sebelumnya Rp40 juta per bulan sekarang menjadi Rp120 juta, karena ada Embung Batu Mentas.

Dengan pemakaian rumah tangga rata-rata 17 kubik per bulan, menurutnya kenaikan harga masih termasuk sesuai.

Dalam sosialisasi itu mengundang para pengusaha yang menggunakan banyak air, yang menurut Badia, selama ini mengambil air permukaan karena kala itu belum tersedia air PDAM.

Namun karena kini ada Perumda Tirta Batu Mentas, ia berharap agar hotel maupun perusahaan cold storage dan pabrik es agar menggunakan air tersebut karena airnya cukup, berkualitas, dan lolos uji kelayakan.

"Beberapa pabrik es sudah menggunakan, tinggal nanti kami membenahi supaya ada jaringan pipanisasi biar langsung air dari Batu Mentas ke pabrik es, cold storage, dan hotel," imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa titik yang belum tersambung, terutama pada konsumen rumah tangga yang dilayani dengan sumber air baku di Perawas, karena belum tersambung dengan Embung Batu Mentas.

"Tinggal sedikit lagi, tapi tahun ini sudah siap untuk 300 rumah dari 2.500 pelanggan. Kualitas air di sana juga tetap dijaga, Maret atau April sudah terkondisikan untuk di Batu Mentas," jelasnya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved