Belitung Timur Tertinggi Penyakit Sifilis, Ada 14 Orang, Kenali Gejala Sifilis dan Cara Mengobatinya

Belitung Timur Tertinggi Penyakit Sifilis, Ada 14 Orang, Kenali Gejala Sifilis dan Cara Mengobatinya....

Tim Promkes RSST - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
Ilustrasi penyakit sifilis__ Belitung Timur Tertinggi Penyakit Sifilis, Ada 14 Orang, Kenali Gejala Sifilis dan Cara Mengobatinya 

Terutama jangan sampai menular kepada orang lain, apalagi sifilis penyakit yang mudah menular kepada siapapun termasuk kaum perempuan, laki-laki hingga bayi yang mudah terserang sifilis.

Baca juga: Detik-detik Bangunan Ruko yang Caplok Bahu Jalan di Pluit di Bongkar

Baca juga: Biodata Anggi Marito, Gadis Cantik Berdarah Batak Curhat di Medsos, Diduga Sindir Indonesian Idol

Baca juga: Daftar Terbaru Harga HP OPPO di Mei 2023, dari Oppo A17, A96, Reno 6 Pro 5G, hingga OPPO Find X5

"Tetap kita lakukan koordinasi ke semua pihak, agar penangan kasus sifilis ini cepat teratasi dan tidak menular kepada orang lain yang belum terinfeksi sifilis," tegasnya.

"Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten melakukan berbagai upaya dan cara untuk mengatasi kasus sifilis, khusus kita lakukan pemeriksaan terhadap lokasi-lokasi tertentu seperti Wanita Pekerja Seks (WPS) yang dilakukan pemeriksaan secara rutin oleh Pukesmas maupun Dinkes Kabupaten/Kota," ungkap Eva.

Supaya kasus-kasus pasien terinfeksi sifilis bisa cepat sembuh, serta tidak ada peningkatan setiap tahun dan di daerah-daerah yang ada di Provinsi Babel.

Apa itu Sifilis?

Dilansir dari siloamhospitals.com, sifilis atau penyakit raja singa merupakan satu di antara jenis infeksi menular seksual (IMS). Penyakit sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Bakteri tersebut menyebar melalui kontak seksual. Umumnya, sifilis diawali dengan luka di sekitar alat kelamin, dubur, ataupun mulut. Awal kemunculan luka tersebut cenderung tidak disertai dengan rasa nyeri.

Agar bisa terhindar dari penularan sifilis, sangat perlu menghindari aktivitas seksual yang tidak aman, menjaga kebersihan tubuh, dan memeriksakan diri secara rutin.

Penyakit ini juga bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui kulit atau kontak selaput lendir ketika kulit terluka.

Apabila tidak ditangani sesegera mungkin, sifilis berisiko menyebabkan komplikasi penyakit lain, seperti kerusakan jantung, tumor, infeksi HIV, dan gangguan kehamilan serta persalinan bagi ibu hamil.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi HP OPPO A31 RAM 6 GB di tahun 2023 Turun Drastis, Harga OPPO A16 juga Turun

Baca juga: Curi Handphone di RSUD Marsidi Judono, Duda 40 Tahun di Belitung ini Ditangkap Polisi

Baca juga: Biodata Inara Rusli, Istri Virgoun yang Bongkar Perselingkuhan sang Suami, Ternyata Mantan Girlband

Penyebab Sifilis

Bakteri yang dapat menyebabkan penyakit sifilis adalah jenis Treponema pallidum. Bakteri tersebut menginfeksi tubuh manusia melalui luka di alat kelamin, anus, bibir, maupun mulut.

Penularan sifilis dipicu oleh aktivitas seksual yang dilakukan oleh penderitanya, seperti penetrasi, seks oral, atau seks anal.

Karena itulah, sifilis adalah penyakit menular yang dapat dicegah dengan menggunakan alat pengaman, seperti kondom, saat melakukan aktivitas seksual.

Selain itu, sifilis adalah penyakit yang juga berpotensi ditularkan dari ibu penderita ke bayinya. Sifilis bawaan pada bayi baru lahir disebut dengan istilah sifilis kongenital.

Kondisi sifilis kongenital pada bayi dapat dikurangi risikonya dengan mengobati penyakit tersebut sebelum ibu hamil memasuki umur kehamilan 4 bulan.

Gejala Penyakit Sifilis

Gejala penyakit sifilis terdiri dari 4 tahap:

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved