Ditemukan Pohon Pelawan Berdiameter Besar Spesifik Belitung di Bukit Peramun dan Gunung Kubing

Perlu diketahui pelawan berdiameter besar hanya ada di sini. Di Pulau Bangka saya pernah eksplorasi 2013-2015, tidak menemukan pohon pelawan ...

Ist/Kades Namang
Hutan Pelawan__ Sejumlah turis asing saat berkunjung langsung ke Hutan Pelawan Desa Namang beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO -- Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan sejumlah fakta menarik saat melakukan penilitan terkait pariwisata berbasis agrikultur, kehutanan, dan ekosistem laut di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel).

Sejumlah fakta menarik yang ditemukan para peneliti IPB tersebut yakni ditemukannya kekayaan hayati berupa pohon pelawan berdiameter besar di hutan Belitung.

Tidak hanya itu, juga ditemukan adanya karang masif berukuran sekitar satu meter yang diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun di Pulau Langer, Selat Nasik, Belitung.

Penelitian ini pun terungkap dalam penelitian yang menjadi satu dari tujuh kelompok pada United Kingdom-Indonesia Consortium for Interdiciplinary Sciences (UKICIS)-IPB.

Peneliti dari Departemen Biologi FMIPA IPB, Tridiati mengatakan, dalam penelitian UKICIS ini, kelompoknya melakukan survei di hutan, ekosistem laut, dan perkebunan lada.

Hutan yang disurvei yakni di Batu Mentas, Bukit Peramun, Pelabo, Gunung Tajam, dan Gunung Kubing.

Setiap tempat memiliki spesifikasi pohon, yang juga ditemukan pohon pelawan berdiameter besar.

Baca juga: Pendaftar PPPK di Pemkab Belitung Timur Sudah 422 Orang, Kuota Hanya 242 Formasi

Baca juga: Galang dan Gilang Goes To Portugal, Dua Remaja Asal Belitung Ikuti Jirexs Football Academy 2023

Baca juga: HP OPPO A78 5G Dilengkapi NFC, Harganya di Awal Oktober 2023 Rp 3 Jutaan, Cek Spesifikasi Kerennya

"Perlu diketahui pelawan berdiameter besar hanya ada di sini. Di Pulau Bangka saya pernah eksplorasi 2013-2015, tidak menemukan pohon pelawan berdiameter sebesar seperti di Belitung. Karena mereka diameter 10 sentimeter ditebang untuk ajir lada," ungkap Tridiati, saat paparan hasil penelitian dalam FGD di BW Inn Belitung, Jumat (6/10/2023).

Pelawan di Bukit Peramun dan Gunung Kubing

Dari penelitian yang dilakukan Tim Peniliti IPB, ditemukan masih adanya pelawan di hutan Bukit Peramun dan Gunung Kubing

Pelawan yang ada tersebut berdiameter besar dan itu spesifik Belitung

Untuk itu, Peniliti Tridiati meminta hal ini menjadi catatan dalam kegiatan konservasi.

Apalagi, Ketua Work Package (WP) 1 UKICIS ini menyebut pohon pelawan akan menjadi tempat madu pahit dan tumbuhnya jamur atau kulat pelawan yang tidak dijumpai di tempat lain.

Jamur atau kulat pelawan pun masih jadi salah satu jamur yang harganya mahal yakni sekitar Rp1,5 juta per kilogram.

Selain itu, saat meneliti ekosistem laut di Pulau Langer pada Juli 2023 lalu, timnya juga menemukan karang meja, karang bercabang, dan karang masif.

Pihaknya pun menemukan karang masif yang tingginya lebih dari 1 meter di kedalaman 3-4 meter.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved