Ditemukan Pohon Pelawan Berdiameter Besar Spesifik Belitung di Bukit Peramun dan Gunung Kubing

Perlu diketahui pelawan berdiameter besar hanya ada di sini. Di Pulau Bangka saya pernah eksplorasi 2013-2015, tidak menemukan pohon pelawan ...

Ist/Kades Namang
Hutan Pelawan__ Sejumlah turis asing saat berkunjung langsung ke Hutan Pelawan Desa Namang beberapa waktu lalu. 

Maka, dia mengharapkan penelitian ini menjadi inovasi material berbahan baku tanaman lokal Bangka Belitung yang ke depan dapat menjadi alternatif dalam pengembangan produk-produk kesehatan lainnya.

"Berdasarkan penelitian sebelumnya, daun pelawan memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi karena mengandung senyawa kimia seperti flavonoid dan tanin. Senyawa tersebut diketahui dapat mengubah senyawa perak menjadi material nanopartikel perak yang biasa dikenal dengan nanosilver," katanya, Minggu (12/9/2021) silam.

"Kami awalnya telah melakukan riset nanosilver ini pada Tahun 2019, namun karena hasilnya belum optimal maka kami usulkan kembali di Tahun 2021 dan akhirnya didanai," tambahnya.

Pada penelitian sebelumnya, partikel tidak stabil dan cenderung berubah sehingga diperlukan modifikasi melalui senyawa kimia penstabil yaitu polivinil alkohol. Mereka pun kembali melakukan penelitian itu selama tiga bulan.

Selanjutnya, berdasarkan analisis yang dilakukan, karakteristik produk kali ini sudah sesuai harapan. Nanosilver memiliki ukuran partikel yang stabil, juga memiliki aktivitas antibakteri yang sangat kuat dibandingkan riset serupa pada tahun sebelumnya. "Ukuran partikel yang semakin kecil menyebabkan aktivitas antibakterinya semakin baik," jelas Ike.

Penggunaan daun pelawan dalam pengembangan nanosilver katanya, memiliki kelebihan karena ramah lingkungan dan ekonomis, kandungan didalam daun pelawan juga sangat baik, karena senyawanya dapat menghambat pertumbuhan bakteri itu

"Sementara, penggunaan bahan kimia dapat menimbulkan masalah lingkungan. Maka kami menggunakan green sintesis untuk mensintesis nanopartikelnya menggunakan daun pelawan. Daun pelawan juga banyak ditemukan di Bangka Belitung, kami memanfaatkan potensi lokal untuk mengembangkannya," ucapnya.

Menurut dia, penelitian ini tentunya akan terus berkembang di masa mendatang. Nantinya keseluruhan hasil penelitian ini juga akan dipublikasikan di jurnal dan forum seminar ilmiah.

Sementara itu pengolahan daun pohon pelawan menjadi teh celup melibatkan LPPM Universitas Brawijaya.

Daun pelawan yang ada di Desa Namang Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah Babel, diolah sedemikian rupa menjadi teh celup untuk diproduksi.

(*/Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari/)

Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved