Berita Viral

Usai Sumbang 110 Mobil Operasional ke Tim Anies Muhaimin, Eka Anugerah Mengaku Diteror

Eka Anugrah mengaku jika dirinya sempat diancam usai sumbang 100 mobil operasional ke tim Anies Muhaimin.

youtube/Total Politik
Eka Anugrah Ngaku Diancam Usai Sumbang 100 Mobil Operasional ke Tim Anies-Muhaimin, Merasa Diteror 

POSBELITUNG.CO - Eka Anugrah mengaku jika dirinya sempat diancam usai sumbang 100 mobil operasional ke tim Anies Muhaimin.

Baca juga: Eka Anugrah Serahkan 110 Mobil Operasional ke Timnas Anies-Muhaimin, Ternyata Seorang Bidan

Baca juga: Begini Sosok Eka Anugrah yang Banyak Disorot Netizen

Imbas hal tersebut, Eka Anugrah yang menyumbang 100 mobil operasional ke tim Anies Muhaimin merasa diteror karena aksinya tersebut dilansir dari channel youtube Total Politik, Rabu (27/12/2023).


Dalam unggahan tersebut Eka Anugrah mencurahkan pengalamannya sebelum mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden.

Hingga akhirnya ia mendapatkan pesan dari sang guru agama untuk memilih Anies.

"Saya Eka Anugrah, saya dari Sumedang, profesi saya bidan kemudian saya pernah menjadi Ketua Umum Hipmi Kabupaten Sumedang.

Satu tahun lalu sebelum jamannya booming pendaftaran calon presiden, guru saya memaklumatkan kepada seluruh muridnya untuk memilih pak Anies saya tidak tau kenapa tapi waktu itu bapak masih Gubernur DKI Jakarta," ujarnya.

"Akhirnya mencari biografi pak Anies, kemudian 6 bulan yang lalu ibu saya kena gagal ginjal stadium 5 sehingga saya melepaskan segala aktivitas dan hanya praktek dirumah saja, kemudian saya mantan ASN mengundurkan diri 2021 karena ingin mengurus ibu saya.

Dan saya punya anak 3, anak saya yang pertama down syndrome punya keterbatasan, istimewa, berkebutuhan khusus.

Anak kedua kelas 4, anak ketiga 3 tahun dan waktu yang bersamaan juga saya kehilangan suami akhirnya tetap dirumah dan tidak melihat media sosial," sambung Eka.

Eka kemudian tak diduga dipertemukan dengan laskar Santri selaku pendukung Anies Baswedan.

Sehingga hal itu membuat Eka luluh dan menyerahkan semua asetnya demi menyumbangkan 100 mobil untuk tim pemenangan Anies.

"Saya lalu dipertemukan dengan laskar santri dan pada saat itu saya juga diajak mendukung pak Anies karena saya hikmat kepada guru, saya menyerahkan semua aset kemudian menyumbangkan 100 mobil untuk tim pemenangan Anies kepada Laskar santri Amin di Jawa Barat," cerita Eka Anugrah.

Namun usai aksinya menyumbang 100 mobil untuk tim pemenangan Anies, ia justru mengalami teror.

Eka mengaku bahwa dirinya merasa takut lantaran dipaksa memberikan mobil ke pihak lain hingga diancam terjerat hukum.

"Dan akibatnya saya sekarang justru karena itu viral dan banyak yang datang kerumah banyak yang minta mobil dan APK, ini yang saya pertanyakan karena katanya saya akan terjerat hukum sudah dilaporkan ke Bawaslu, ke aparat lain, saya juga di audit dan lainnya, apakah karena saya mendukung bapak? Padahal saya cuma niat lillahi ta'ala ke guru," ujar Eka.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved