Kasus Vina Cirebon

Inilah Sumpah Pegi pada Ibunya dan Pengakuan Saksi Aep Kenal Motor Smash Pink Pelaku

Kebetulan Aep bekerja di tempat cuci steam mobil dan kerap melihat kelompok geng motor Pegi.

Editor: Alza
Istimewa
Foto Pegi dalam keadaan wajah lesu, usai ditangkap polisi. 

POSBELITUNG.CO - Sumpah Pegi Setiawan alias Pegi pada ibunya, Kartini terasa tak berguna.

Pasalnya, salah seorang saksi mengenalnya, ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Vina Cirebon.

Saksi bernama Aep (30) itu sering melihat Pegi nongkrong di warung depan tempat cuci steam mobil.

Kebetulan Aep bekerja di tempat cuci steam mobil dan kerap melihat kelompok geng motor Pegi.

Sementara Pegi, bersumpah pada ibunya atas nama Tuhan, bahwa tidak membunuh Vina Cirebon dan Eki.

Meski akhirnya dia masuk penjara, Pegi menyebutkan dirinya dia ikhlas mati syahid.

Pegi ditangkap polisi karena dituduh sebagai DPO pembunuhan Vina Cirebon, Selasa (21/5/2024) malam.

Dia ditangkap Polda Jabar dan Bareskrim Polri, setelah delapan tahun buron.

Baca juga: Isi Pesan Hotman Paris pada Iptu Rudiana Ayah Eky Korban Vina Cirebon, Apa yang Bapak Takutkan?

Kartini ibunda Pegi menemui anaknya di Mapolda Jawa Barat pada Rabu (22/5/2024) malam.

Sang ibu menanyakan kebenaran terkait dengan perbuatan Pegi kepada Vina pada peristiwa maut 2016 silam.

"Saya sebagai seorang ibu nanya, apakah kamu pernah melakukan hal sekeji itu?" tanya Kartini seperti dilansir dari Tayangan Metro TV pada Kamis (23/5/2024).

Pegi membantah bahwa dirinya terlibat dalam pembunuhan Vina.

"Peginya ngomong, "Enggak, mah, Demi Allah, Demi Rasulullah," ujar Kartini menirukan suara Pegi.

Pegi membantah bahwa dirinya melakukan kejahatan pembunuhan sadis sejoli tersebut.

Namun, kata Kartini, anaknya mengaku ikhlas jika ia ditetapkan sebagai tersangka pada akhirnya dan dijebloskan ke penjara.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved