Kabar Belitung Timur

Stok Sapi di Belitung Timur Tergantung Kedatangan dari Madura dan Lampung

Ketersediaan stok hewan kurban di peternakan yang ada di Belitung Timur mengalami penurunan di tahun 2024 ini.

Penulis: Rusaidah | Editor: Alza
Istimewa/Dok. Dinas Pertanian dan Pangan Beltim
Tim kesehatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belitung Timur saat meninjau sekaligus mengecek kesehatan hewan ternak kurban di Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO - Ketersediaan stok hewan kurban di peternakan yang ada di Belitung Timur mengalami penurunan  tahun 2024 ini.

Kurangnya ketersedian stok hewan kurban karena beberapa faktor yakni kurangnya pasokan dari peternakan luar daerah.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur drh Therissiahati menjelaskan hal tersebut.

Meskipun peternakan di Belitung Timur banyak yang sudah bisa menghasilkan ternak layak untuk kurban, namun masih tetap kurang untuk memenuhi kebutuhan se-Kabupaten Belitung Timur.

"Sebagian ada juga pasokan dari peternakan lokal yang ada di Beltim sekitar 50-an ekor.

Namun untuk jumlahnya masih terbilang sedikit.

Jumlahnya hanya untuk memenuhi berapa persen dari kebutuhan," kata Therissiahati, Kamis (30/5/2024).

Satu di antara alasan utama keterbatasan ini adalah banyak peternak yang mengirim pasokan ternaknya dari luar Bangka Belitung.

"Banyak peternakan di Beltim ini ngirim kambing atau sapi itu dari Madura dan Lampung.

Nah, untuk sampai ke Beltim ini butuh waktu paling cepat tiga hari.

Jadi banyak juga hewan itu mati dalam perjalanan," katanya.

"Banyak kasus seperti itu terkadang membuat para peternak itu berpikir takut untuk memesan dalam jumlah yang banyak, makanya stok kita sedikit," tambahnya.

Lebih jauh, dilihat dari perkembangan ekonomi masyarakat saat ini, dia bilang dari data yang di- update pihaknya jumlah ketersediaan hewan kurban di Beltim mencukupi karena dilihat daya beli masyarakat juga sedang menurun.

"Kemungkinan untuk ketersediaan ternak saat ini cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat untuk berkurban sekitar 300-an ekor.

Tapi dengan harapan ketersediaan hewan kurban tahun ini bisa lebih meningkat baik dari peternakan luar daerah maupun dalam daerah," katanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved