Berita Bangka Tengah

Waspada 91 Warga Bangka Tengah Kena DBD, Dinkes Gencar Berantas Sarang Nyamuk

Dinas Kesehatan Bangka Tengah mencatat terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) saat musim pancaroba di wilayahnya.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Alza
rsud.tulungagung.go.id
Ilustrasi gigitan nyamuk penyebab DBD 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Dinas Kesehatan Bangka Tengah mencatat terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) saat musim pancaroba di wilayahnya.

Berdasarkan data hingga Selasa, 25 Juni 2024, tercatat ada 91 kasus DBD.

"Kalau sekarang ini saat musim pancaroba atau hujan ini banyak DBD, bertambah jadinya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, Rabu (26/6/2024).

Ia mengatakan, peningkatan kasus DBD saat pancaroba karena nyamuk Aedes Aegypti akan berkembang secara masif.

"DBD ini muncul pada musim penghujan, penyebab karena lingkungan yang kotor, DBD kan penyebab nyamuk yang bertelur kalau musim kering kan tidak ada tempat menetas.

Kalau musim penghujan, ada tempat-tempat yang menggenang air dan ada wadah tempat dia berkembang biak," kata Zaitun.

Menurutnya, kasus DBD merupakan salah satu penyakit berpotensial menjadi kejadian luar biasa (KLB) yang tidak dapat diabaikan.

Ada beberapa gejala atau tanda seseorang terpapar DBD meliputi demam tinggi, ruam pada kulit, sakit kepala, nyeri otot, mual dan muntah.

Pada kasus yang lebih berat, demam berdarah juga dapat memicu perdarahan, seperti mimisan yang tak kunjung berhenti, gusi berdarah tanpa sebab, dan muntah atau buang air besar berdarah.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menekan peningkatan kasus DBD ini dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Kalau pencegahan kami dengan PSN lebih efektif, kalau fogging itu solusi terakhir karena mematikan nyamuk yang dewasa tapi yang telur masih ada dengan difogging," katanya.

Ia mengingatkan, agar masyarakat rajin melakukan pengurasan bak mandi dan menghindari adanya genangan air di sekitar rumah yang dapat memicu wadah untuk nyamuk berkembang biak.

"Warga harus rajin-rajin menguras bak mandi, tempat air minum diperhatikan, lingkungan juga dibersihkan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Bangka Tengah mencatat sudah ada 67 kasus pasien terpapar penyakit demam berdarah dengue (DBD) selama empat bulan terakhir atau pada periode Januari hingga 7 Mei 2024.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, Selasa (7/5/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved