Kesehatan

Cara Mengatasi Ereksi yang Terlalu Lama, Gejala, dan Penyebabnya

Kemampuan ereksi yang tahan lama, bahkan hingga berjam-jam bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh pria.

Tayang:
Editor: Alza
coupleromantic
Terlalu lama ereksi, pertanda ada yang salah pada kesehatan pria. 

POSBELITUNG.CO -- Kemampuan ereksi yang tahan lama, bahkan hingga berjam-jam bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh pria.

Kondisi ini disebut priapismus, yakni suatu kondisi atau kemampuan ereksi berkepanjangan selama beberapa jam.

Pakar klKesehatan, dr Saddam Ismail, mengatakan kondisi ini bisa terjadi setidaknya selama empat jam tanpa ada rangsangan seksual.

Pada kondisi normal, seorang pria dapat ereksi saat alat vitalnya dipenuhi dengan darah dan mengendap di area sensitif tersebut hingga terjadinya orgasme.

Setelah itu, darah akan kembali normal dan ereksi pun selesai.

Sementara pada pria yang mengalami priapismus, setelah orgasme, darah akan tetap mengumpul di area sensitif tersebut.

Hal inilah yang menyebabkan kondisi ereksi tahan lama, bahkan berjam-jam tanpa adanya rangsangan seksual.

dr Saddam Ismail menjelaskan, priapismus terbagi menjadi dua, yakni priapismus iskemik dan priampismus non iskemik.

Priapismus iskemik adalah suatu kondisi adanya sumbatan di pembuluh darah.

Darah yang seharusnya bisa keluar dari alat vital pria jadi tidak bisa keluar karena tersumbat.

Priapismus iskemik paling sering terjadi dan ini harus segera ditangani, karena ini adalah kondisi yang serius.

Ada beberapa penyebab seorang pria dapat mengalami priapismus iskemik, seperti:

- Penyakit tertentu, misalkan anemia sel sabit, leukemia, thalasemia, dan multiple myeloma.

- Mengonsumsi obat-obatan, seperti obat pengencer darah, obat anti depresan, obat pereda pembesaran prostat.

Obat suntik untuk disfungsi ereksi, obat gangguan psikotik, obat terapi hormon, hingga obat ADHD.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved