Kesehatan

Cara Mengatasi Ereksi yang Terlalu Lama, Gejala, dan Penyebabnya

Kemampuan ereksi yang tahan lama, bahkan hingga berjam-jam bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh pria.

Tayang:
Editor: Alza
coupleromantic
Terlalu lama ereksi, pertanda ada yang salah pada kesehatan pria. 

- Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan penyalahgunaan Napza.

Selanjutnya priapismus non iskemik, yakni suatu kondisi di mana adanya robekan ataupun pecahnya pembuluh darah di alat vital pria.

Sehingga menyebabkan aliran darah terlalu banyak.

Kondisi ini dapat diakibatkan oleh cedera alat vital, masalah di area panggul, dan masalah di sekitar alat viral dan anus (perineum).

Selain itu, terdapat pula faktor resiko yang dapat menyebabkan seorang pria dapat mengalami priapismus non iskemik, di antaranya:

- Amiloidosis

- Gangguan saraf

- Gigitan laba-laba atau kalajengking

- Kanker yang terletak di area sensitif (kanker prostat atau kanker kandung kemih)

Gejala Priapismus

Baik priapismus iskemik ataupun priapismus non iskemik terdapat gejala yang sama, yakni ereksi yang tahan lama hingga berjam-jam.

Gejala priapismus iskemik diiringi dengan rasa nyeri.

Priapismus non iskemik biasanya tidak terlalu nyeri.

Area sensitif dapat kaku ataupun tidak kaku

Terdapat cedera di area sensitif.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved