Kesehatan
Cara Mengatasi Ereksi yang Terlalu Lama, Gejala, dan Penyebabnya
Kemampuan ereksi yang tahan lama, bahkan hingga berjam-jam bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh pria.
- Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan penyalahgunaan Napza.
Selanjutnya priapismus non iskemik, yakni suatu kondisi di mana adanya robekan ataupun pecahnya pembuluh darah di alat vital pria.
Sehingga menyebabkan aliran darah terlalu banyak.
Kondisi ini dapat diakibatkan oleh cedera alat vital, masalah di area panggul, dan masalah di sekitar alat viral dan anus (perineum).
Selain itu, terdapat pula faktor resiko yang dapat menyebabkan seorang pria dapat mengalami priapismus non iskemik, di antaranya:
- Amiloidosis
- Gangguan saraf
- Gigitan laba-laba atau kalajengking
- Kanker yang terletak di area sensitif (kanker prostat atau kanker kandung kemih)
Gejala Priapismus
Baik priapismus iskemik ataupun priapismus non iskemik terdapat gejala yang sama, yakni ereksi yang tahan lama hingga berjam-jam.
Gejala priapismus iskemik diiringi dengan rasa nyeri.
Priapismus non iskemik biasanya tidak terlalu nyeri.
Area sensitif dapat kaku ataupun tidak kaku
Terdapat cedera di area sensitif.
| PCOS Tidak Menutup Peluang Hamil, Ini yang Perlu Diketahui |
|
|---|
| Transformasi Tubuh Ibu Hamil: Dampak Lonjakan Hormon dari Kepala hingga Kaki |
|
|---|
| Varian Covid-19 XFG Jadi Dominan di Indonesia, Kemenkes: Tetap Waspada meski Risiko Rendah |
|
|---|
| Jangan Anggap Remeh! Ini 10 Gejala Awal Penyakit Hati yang Jarang Disadari |
|
|---|
| 1 dari 8 Orang di Dunia Alami Gangguan Mental, Ini 10 Jenis yang Paling Umum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/lelaki_20170724_203310.jpg)