Kesehatan

Cara Mengatasi Ereksi yang Terlalu Lama, Gejala, dan Penyebabnya

Kemampuan ereksi yang tahan lama, bahkan hingga berjam-jam bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh pria.

Tayang:
Editor: Alza
coupleromantic
Terlalu lama ereksi, pertanda ada yang salah pada kesehatan pria. 

Bagaimana Pengobatan Priapismus 

Pengobatan priapismus harus dilakukan berdasarkan tipenya, priapismus iskemik atau priapismus non iskemik.

Pada priapismus iskemik, biasanya dapat reda dengan sendirinya, tanpa perlu obat-obatan ataupun bantuan medis.

Namun untuk meredakan ereksi yang berkepanjangan, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti:

Minum air putih yang banyak

Buang air kecil

Berendam di air hangat

Lakukan aktivitas fisik ringan (berjalan kecil atau lari-lari kecil)

Konsumsi obat pereda nyeri (misalkan paracetamol)

Untuk priapismus non iskemik memang dibutuhkan pertolongan medis, karena tipe ini masuk dalam kondisi yang gawat darurat.

Dokter biasanya akan mengombinasikan pengobatan dan tindakannya untuk mengeluarkan darah yang terkumpul di area sensitif pria.

Apakah Priapismus dapat Menyebabkan Komplikasi ?

dr Saddam Ismail mengatakan, jika priapismus tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan akan mengalami disfungsi ereksi.

Priapismus khususnya yang iskemik dapat menyebabkan jaringan area sensitif pria kekurangan pasokan oksigen.

Kemudian pada priapismus non iskemik dapat menyebabkan infeksi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved