Kabar Belitung Timur
Pemberian Vaksinasi Polio Dua Dosis
Capaian pelaksanaan vaksinasi polio di Belitung Timur sudah mencapai 68,30 persen dari sasaran yang ditetapkan oleh daerah yaitu 14.249 orang.
Penulis: Rusaidah | Editor: Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO - Capaian pelaksanaan vaksinasi polio di Belitung Timur sudah mencapai 68,30 persen dari sasaran yang ditetapkan oleh daerah yaitu 14.249 orang. Namun, untuk sasaran dari Kemenkes RI di Belitung Timur mencapai 60,96 persen dari jumlah sasaran 15.965 orang.
Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Belitung Timur Supardi mengatakan, pemberian vaksinasi polio secara nasional ini sudah dimulai sejak 23 Juli dan berakhir pada 29 Juli 2024.
"Alhamdulillah progres vaksin polio cukup baik hingga hari ini. Jauh melewati progres capaian provinsi dan menjadi yang tertinggi di Bangka Belitung," kata Supardi kepada posbelitung.co, Jumat (26/7).
Supardi menuturkan, pelaksanaan vaksinasi polio ini dilaksanakan oleh tiap puskesmas bekerja sama dengan forkopimcam setempat untuk mendapatkan hasil lebih maksimal.
Pelaksanaan vaksinasi polio ini akan dilakukan dua dosis, setelah dosis pertama akan dilanjutkan ke dosis kedua pada 6-12 Agustus 2024.
"Jadi memang anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari mendapatkan dua dosis vaksinasi polio. Pemberiannya melalui tetesan langsung ke mulut, tidak disuntik jadi lebih mudah bagi anak-anak," kata Supardi.
Ditambahkannya, setiap setelah pemberian dosis I dan II akan ada masa sweeping yang mana waktu ini diperuntukkan untuk mensweeping anak-anak yang belum divaksin polio di periode sebelumnya. Periode dikhususkan untuk mereka yang menolak diberikan vaksin polio sebelumnya.
"Mohon bantuannya untuk mengimbau agar para orang tua yang memiliki anak usia kurang dari 7 tahun 11 bulan 29 hari atau kelahiran sejak 24 juli 2016 untuk dapat mengikuti kegiatan ini biar terlindung dari penyakit polio. Karena sampai saat ini belum ada obat bagi penderita polio, jadi upaya pencegahan dan pengendalian satu-satunya hanya dengan imunisasi," kata Supardi.
Hingga saat ini, di Belitung Timur belum ditemukan penyakit polio.
Meski begitu, Supardi harap masyarakat tidak lengah dan tetap waspada supaya tidak terkena polio, salah satunya dengan cara imunisasi si anak.
Ada Orang Tua Menolak Anaknya Diimunisasi
Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Belitung Timur diwarnai penolakan oleh orang tua anak. Sebagian dari mereka menolak karena tidak sesuai dengan keyakinan mereka.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Puskesmas Manggar, dr Faradela kepada posbelitung.co, Jumat (26/7).
Faradela menjelaskan, mereka yang menolak karena alasan tertentu akan diberikan pemahaman lebih dan pendekatan yang mendalam supaya mereka mau diberikan vaksinasi polio.
"Karena imunisasi polio sangat penting untuk mencegah penyebaran virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak-anak. Target sasaran dari PIN Polio ini untuk anak berusia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari," kata Faradela.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Tim-Puskesmas-Manggar-saat-memberikan-vaksinasi-polio-kepada-siswa-di-sekolah.jpg)