Kasus Korupsi Timah
Siapa Sosok Jenderal Polisi Admin New Smelter dalam Pertemuan Bos Timah, Harvey Moeis, dan PT Timah
Fakta persidangan suami artis Sandra Dewi itu, terungkap sosok perwira Polda Babel di dalam kasus tersebut.
POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Terdakwa Harvey Moeis kembali menjalani persidangan kasus korupsi timah di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2024).
Fakta persidangan suami artis Sandra Dewi itu, terungkap sosok perwira Polda Babel di dalam kasus tersebut.
Menurut keterangan saksi Ahmad Syahmadi, mantan General Manager Produksi PT Timah Wilayah Bangka Belitung (2016-2020), ada polisi yang kini menjadi Jenderal dalam pembicaraan kuota ekspor timah di Hotel Borobudur Jakarta, Mei 2018 silam.
Dia memaparkan smelter swasta menyerahkan lima persen kuota ekspor hasil penambangan di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah.
Awalnya, PT Timah mengusulkan pembagian kuota ekspor 50:50 dari hasil penambangan di wilayah tersebut.
Usulan tersebut disampaikan Syahmadi mewakili PT Timah saat bertemu pengusaha smelter swasta di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Mei 2018.
Hal itu sebagai tindak lanjut dari pertemuan di Novotel Bangka Belitung.
Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2024), Syahmadi mengungkapkan pembahasan tetap berkisar pada permintaan PT Timah agar smelter swasta membantu meningkatkan produksi bijih timah.
Menurutnya, usulan pembagian kuota 50:50 bertujuan untuk meningkatkan produksi PT Timah.
"Ada pertemuan terakhir di Hotel Borobudur, Jakarta," ujar Syahmadi.
Ketika jaksa penuntut umum bertanya mengenai agenda pertemuan di Hotel Borobudur, Syahmadi menjelaskan usulan tersebut dari Direktur Operasi PT Timah saat itu.
Agar fungsi logam dari Bangka Belitung dibagi secara adil antara PT Timah dan smelter swasta.
"Intinya sama. Tadinya kita minta bantuan ke para smelter melalui ada juga pejabat utama Provinsi Bangka Belitung agar mereka membantu produksi bijih PT Timah.
Saya sempat bertanya sebelum berangkat ke Pak Direktur Operasi, Pak Dirut punya aspirasi agar fungsi logam dari Bangka Belitung itu fifty-fifty, Yang Mulia," jelas Syahmadi.
Menurut Syahmadi, pembagian 50:50 itu dimaksudkan untuk menggenjot produksi PT Timah.
| KASUS Korupsi Timah, Supianto Divonis 3 Tahun, Gatot Ariyono 4 Tahun, dan Alwin Albar 10 Tahun |
|
|---|
| Pengakuan Bos Sriwijaya Hendry Lie, Bukan Pemilik Smelter PT TIN dan 3 Perusahaan Boneka Timah |
|
|---|
| Modus Bos Sriwijaya Air Hendry Lie Perkaya Diri Rp1 Triliun dalam Perkara Korupsi Timah |
|
|---|
| Ditetapkan Tersangka Korporasi, 5 Smelter Timah di Babel Dituntut Tanggung Kerugian Rp152 Triliun |
|
|---|
| Riza Pahlevi Mantan Dirut PT Timah dan Emil Ermindra Divonis 8 Tahun Serta Denda Rp750 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Sidang-pemeriksaan-saksi-kasus-korupsi-timah-Harvey-Moeis.jpg)