Rina Tarol Geram Pemprov Babel Bangun Gedung UPTD Kesehatan Rp10 M, Tapi BPJS Kesehatan Dipangkas

Pasalnya gedung tersebut dianggap bukan skala prioritas di tengah kondisi keuangan Pemprov Babel yang tak baik-baik saja.

Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Alza
Bangkapos.com/rizky
Anggota DPRD Babel Rina Tarol 

Kami akan cek lagi, porsi pembangunan dimana dan dihabiskan untuk apa." ucapnya. 

Sekadar diketahui, gedung lama dinilai tidak memenuhi standar, Pemprov Babel membangun gedung baru UPTD Balai Laboratorium Kesehatan, Pemeliharaan dan Kalibrasi Alat Kesehatan senilai Rp 10 miliar. 

Gedung baru UPTD tersebut masih dalam tahap pembangunan yang berada di Kompleks Perkantoran Gubernur Provinsi Bangka Belitung.

Pembangunannya memicu kontroversi publik.

Sebab gedung lama yang berdiri kokoh dua tingkat, baru diresmikan pada 28 April 2022 lalu atau baru berusia dua tahun. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Laboratorium Kesehatan Daerah (UPTD Labkesda), Sujari mengatakan pembangunan gedung baru dikarenakan saat ini gedung lama belum memenuhi standar Kementerian Kesehatan. 

"Sebenarnya di gedung yang lama kemarin belum memenuhi standar dari Kemenkes, kuasanya masih kurang.

Makanya kita mengajukan Pemda meminta (anggaran) dari pusat, kebetulan pusat ada lalu dialokasikanlah dana itu.

Sehingga kita melengkapi ruangan-ruangan yang memang kita ada kekurangan itu," ujar Sujari. 

Sujari mengatakan pembangunan Gedung Labkes murni bantuan dari dana pusat.

"Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) itu, DAK fisik. Memang postur masuk APBD cuma dananya luncuran dari pusat, jadi nggak ada pengaruh dengan anggaran APBD," ungkapnya. 

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved