Berita Bangka Belitung

Insentif Guru Ngaji 2024 di Bangka Selatan Cair, Segini Besarnya per Bulan

Insentif guru ngaji tahun 2024 di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah dicairkan. 

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Kamri
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Ari Dinata. 

Seperti diketahui pembayaran insentif dilakukan pemerintah setempat menggunakan sistem transfer ke rekening masing-masing guru ngaji.

“Sehingga kami bergerak cepat langsung penyaluran kepada yang bersangkutan langsung.

Dalam waktu hampir tiga hari kami menyelesaikan penyaluran secara langsung,” jelas Ari Dinata.

Adapun pemberian insentif guru ngaji lanjut dia, merupakan wujud apresiasi pemerintah kepada guru ngaji yang telah membantu mencerdaskan anak-anak bangsa melalui pendidikan keagamaan.

Insentif ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan memotivasi mereka untuk terus mengajar.

Merujuk survei data yang ada di Kementerian Agama hampir sebagian besar dari guru ngaji berpendapatan jauh di bawah upah minimum regional (UMR).

Kondisi ini tentu mengundang keprihatinan mengingat besarnya tanggung jawab guru ngaji yang sangat berat.

Utamanya berperan aktif dan bertanggung jawab dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur'an.

Baca juga: Kalender 2025 Hari Libur Nasional Isra Miraj dan Imlek 2025, Lengkap Download PDF Gratis

Lewat guru ngaji sebagai ujung tombak atau garda depan dalam penyebaran misi Islam. Khususnya rahmatan lil ‘alamin, mendidik generasi muda yang berakhlak karimah.

“Ini merupakan program Pak Bupati insentif kepada guru ngaji. Karena mereka selama ini tidak tersentuh oleh pemerintah daerah,” ucapnya.

Meskipun demikian kata Ari Dinata pada tahun 2025 ini pemerintah setempat tetap menganggarkan insentif kepada guru ngaji.

Targetnya kesejahteraan guru ngaji di Bangka Selatan dapat meningkat sehingga dampaknya bisa dirasakan bagi pengembangan karakter dan pendidikan agama bagi generasi penerus.

 Melalui program tersebut termasuk upaya memotivasi guru ngaji agar memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Sekaligus wujud perhatian pemerintah terhadap mereka yang pekerjaannya memiliki jasa besar dalam mencerdaskan anak bangsa bidang keagamaan,” jelas Ari Dinata. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved