Berita Bangka Belitung

Bangka Belitung Rawan Puting Beliung, BPBD Bangka Belitung Himbau Masyarakat Tetap Waspada

BPBD Provinsi Bangka Belitung Arie Primajaya menghimbau masyarakat, untuk tetap waspada terkait potensi bencana angin puting beliung.

Tayang:
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Teddy Malaka
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Atap rumah warga di Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang rusak akibat terjangan angin kencang saat hujan deras melanda, Kamis (16/1/2025). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Plh Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung Arie Primajaya menghimbau masyarakat, untuk tetap waspada terkait potensi bencana angin puting beliung.

"Kami menghimbau untuk selalu waspada, bila memang terjadi kembali kondisi hujan lebat angin. Kepada masyarakat kamu himbau untuk meningkatkan kewaspadaan, bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan," ujar Ari Primajaya, Jum'at (17/1/2025).

Terlebih Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang telah mengeluarkan peringatan dini, terkait potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang diprediksi melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Cuaca buruk ini dapat berupa hujan lebat yang disertai petir, angin kencang, serta risiko gelombang tinggi di perairan sekitar.

"Karena memang masih informasi dari BMKG kondisi Provinsi Bangka Belitung, masih akan terjadi tanggal 15 sampai 17Januari ini masih cuaca ekstrem berupa hujan kebat disertai petir dan angin kencang," ucapnya. 

Selain itu pihaknya juga menghimbau kepada nelayan, untuk juga mewaspadai cuaca guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

"Bagi nelayan untuk memperhatikan kondisi ini karena gelombang tinggi, sehingga dapat lebih waspada untuk keselamatan saat mereka sedang bekerja," ungkapnya. 

Diberitakan terpisah, Belasan rumah di kawasan Gang 17 Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, terdampak angin kencang yang terjadi pada Kamis (16/1/2025).

Beberapa atap rumah warga, nampak tersapu angin kencang sehingga mengakibatkan adanya kerusakan.

Dafi salah satu warga yang rumahnya terkena dampak angin kencang tersebut menyebutkan, musibah itu terjadi sekitar pukul 13.00 siang dan berlangsung sangat cepat.

"Mungkin sekitar 12.30 sampai jam 13.00 tadi. Angin tu sebentar, paling tidak ada 10 menit," sebutnya.

Menurut Dafi, efek dari tiupan angin itu mengakibatkan atap rumah pada bagian kamar serta ruang tamu, tersapu oleh kencangnya angin.

"Yang kena bagian ruang tamu, sama kamar. Atap terbawa angin, jadi inilah, rusak beberapa bagian," tambahnya.

Meski begitu Dafi juga bersyukur, karena tim gabungan saat ini telah membantu penanganan kerusakan rumah yang telah ditinggalinya kurang lebih tiga tahun terakhir.

"Iya alhamdulillah ini, sudah ada tim gabungan. Jadi ada yang bantu beres-beres dan evakuasi beberapa bagian," terangnya.(posbelitung.co/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved