Berita Bangka Belitung

Anggota DPRD Babel Ini Dorong Pelajar SMK Manfaatkan Program Pelatihan Kerja yang Disiapkan Pemprov

Tersedianya fasilitas bengkel sebagai penunjang sistem belajar mengajar di SMK Muhammadiyah Sungailiat, Kabupaten Bangka, sangat penting.

Tayang:
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maryam, berfoto bersama saat reses di SMK Muhammadiyah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (18/1/2025). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -  Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maryam mendorong seluruh pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar dapat memanfaatkan program pelatihan kerja yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hal itu dikatakan Maryam dalam kegiatan reses masa sidang I tahun sidang I yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Ikuti pelatihan yang digagas pemerintah, karena sangat mendukung siswa di SMK ke depan punya rencana kehidupan yang baik dan masa depan yang luar biasa, mau dari background keluarga seperti apapun," jelasnya, Sabtu (18/1/2025). 
Pihaknya juga mengusulkan dan mendukung organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membuka pelatihan di bidang tersebut, sehingga para siswa dan siswi di seluruh sekolah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki bekal dalam menghadapi tantangan dalam mencari kesempatan bekerja.

"Untuk mereka mendapatkan bekal lain dalam menghadapi persaingan mendapatkan peluang kerja. Mudah-mudahan program ini saat lulus nanti diprogramkan oleh Disnaker terkait ilmu yang didapatkan dikembangkan lagi melalui pelatihan," ucapnya. 

Pada momen reses yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Sungailiat itu, Maryam mendorong tersedianya fasilitas bengkel sebagai penunjang sistem belajar mengajar di SMK Muhammadiyah Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Menurutnya, jika bidang otomotif tanpa ada bengkel untuk fasilitas belajar, akan menjadi bumerang bagi pihak sekolah.

"Jika bidang yang sudah diketahui otomotif tidak ada bengkel untuk fasilitas belajar, memang akan menjadi bumerang bagi pihak sekolah, terutama siswa-siswanya yang hanya mengetahui teori tapi prakteknya buta sama sekali. Jadi saya akan mendukung usulan ini, mendukung hadirnya bengkel yang memadai dan sesuai klasifikasi di sekolah ini," kata anggpta DPRD Babel ini.

Selain itu melalui fasilitas bengkel, dapat menjadi salah satu item penilaian dalam meningkatkan akreditasi.

"Kalau ini sudah menyangkut untuk memenuhi syarat peningkatan akreditas, tidak ada alasan untuk tidak ditindaklanjuti," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan SMK Muhammadiyah Sungailiat, Deny Kurniawan, mengungkapkan alasan pengusulan fasilitas bengkel dan car lift karena memang fasilitas dimaksud belum ada sama sekali.

"Karena selama empat bulan di sini, sarana praktek belum ada, kan lucu kalo sekolah SMK jurusan otomotif tidak ada fasilitas yang memenuhi syarat," kata Deny. 

Sekadar informasi, SMK Muhammadiyah Sungailiat sendiri sempat menjadi satu dari pemenang dalam kontestasi Mobil Suzuki pada 2022 lalu, namun hingga saat ini belum memiliki fasilitas bengkel untuk penunjang pelajaran.

"Tentunya kami berharap usulan ini dapat diakomodir oleh pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui Komisi IV, yaitu Ibu Maryam, agar bisa terkabul," ungkapnya.

 (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved