Berita Bangka Belitung

2.460 Orang Daftar Cek Kesehatan Gratis di Bangka Belitung, Dinkes Babel Bakal Terus Sosialisasi

Secara nasional. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menempati urutan 15 dalam realisasi program cek kesehatan gratis.

Tayang:
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Tribunnews/Irwan Rismawan
PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS - Ilustrasi pemeriksaan kesehatan gratis. Sebanyak 2.460 orang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendaftar untuk mengikuti program cek kesehatan gratis. Sebanyak 1.355 di antaranya telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sebanyak 2.460 orang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendaftar untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis  (CKG).

Sebanyak 1.355 di antaranya telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Secara nasional. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menempati urutan 15 dalam realisasi program cek kesehatan gratis.

Subkor Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rita Agustina, mengatakan layanan cek kesehatan gratis di puskesmas mendapatkan antuasias yang baik.

Namun pihaknya memastikan akan terus menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

"Tentunya untuk program cek kesehatan gratis ini terus diperluas, agar masyarakat bisa mendaftar terlebih dahulu sesuai dengan tanggal kelahiran nanti akan dilayani," kata Rita, Senin (11/3/2025).

Masyarakat bisa mendaftar secara online atau offline, dengan mendatangi puskesmas terdekat.

"Kalau ada yang tidak punya android mereka boleh datang langsung ke puskesmas akan dilayani, akan dicatat secara manual oleh petugas kita di puskesmas. Tentunya kita memastikan, akan tetap melayani pasien yang datang," ungkapnya.

Terpisah, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan seluruh penduduk dapat mengikuti program cek layanan kesehatan gratis.

"Alhamdulillah program layanan cek gratis berjalan dengan baik, untuk secara target tentunya semuanya 1,5 juta penduduk itu bisa ikut," kata Kepala Dinkes Babel, dr. Andri.

Namun dengan target seluruh penduduk, Dinkes Babel hanya mengandalkan promosi melalui media sosial untuk dapat mengoptimalkan program tersebut.

"Optimis mereka semua bisa ikut, kami sudah memuat di media sosial untuk pemasaran," tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat mengunduh aplikasi Satusehat Mobile agar dapat merasakan manfaat dari program pemerintah pusat tersebut.

"Sebaiknya diunduh dulu, karena hasilnya nanti akan masuk di aplikasi itu. Kemudian nanti, kalau pakai aplikasi terekam dengan baik. Kalau memang belum ada aplikasi, tetap bisa diakomodir bawa tanda dengan  membawa tanda pengenal," jelasnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved