Kesehatan

PCOS Tidak Menutup Peluang Hamil, Ini yang Perlu Diketahui

Pasien dengan sindrom ovarium polikistik atau PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) tetap memiliki peluang untuk hamil.

Honeyriko
Ilustrasi hamil 

"Kalau tanda-tandanya itu, yang pertama dia tidak terjadi ovulasi (tidak terjadi menstruasi), atinya siklusnya ini tidak teratur tanda-tandanya. Kalau sudah tidak teratur, artinya sulit menentukan masa subur. Ini berhubungan dengan infertilitas," lanjutnya

"Kalau tanda-tandanya itu, yang pertama dia tidak terjadi ovulasi (tidak terjadi menstruasi), atinya siklusnya ini tidak teratur tanda-tandanya. Kalau sudah tidak teratur, artinya sulit menentukan masa subur. Ini berhubungan dengan infertilitas," lanjutnya

Maka dari itu banyak pasien-pasien PCOS mengeluh tidak bisa hamil.

"Tanda-tandanya itu bisa terjadi hiperandrogen, penumpukan hormon androgen pada perempuan," jelasnya

Sedangkan hormon androgen ini seharusnya ada pada laki-laki.

Bila terjadi penumpukan androgen pada perempuan, akhirnya tumbuhlah kumis tipis, jambang, tangan dan kaki berbulu.

Selain itu juga terjadi gangguan ovulasi.

"Dari gangguan ovulasi ini tidak subur, artinya tidak terjadi siklus menstuasi yang normal seperti biasanya. Sebagaimana kita ketahui bersama menstruasi yang normal itu 24 sampai dengan 38 hari." pungkas dr. Ronny

Pada pasien PCOS, ternyata siklus menstruasinya di bawah 24 hari atau lebih dari 38 hari.

Artinya dalam satu tahun, menstruasi kurang dari delapan kali, sehingga sulit untuk menentukan waktu suburnya.

Waktu subur ini tergolong penting, karena fungsinya untuk penderita PCOS yang sudah menikah. (Tribunnews.com/Putri Pramestianggraini)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pola Hidup Sangat Berpengaruh Terhadap PCOS, Ini Penjelasan dr. Ronny Adrian Sp.OG.

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved