Berita Bangka Belitung
Pangkalpinang Masih Kekurangan Guru dan Tenaga Kesehatan
Kota Pangkalpinang saat ini masih menghadapi keterbatasan jumlah guru dan tenaga kesehatan.
POSBELITUNG.CO – Kota Pangkalpinang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini masih menghadapi keterbatasan jumlah guru dan tenaga kesehatan.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin mengemukakan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis perjanjian kerja.
"Kami terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Insya Allah, ke depan kebutuhan tenaga guru dan tenaga medis bisa terpenuhi sehingga masyarakat dapat terlayani secara baik," kata Unu Ibnudin kepada awak media usai pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di Smart Room Center (SRC) lantai II Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (8/9/2025).
Pemkot Pangkalpinang kembali melaksanakan pengambilan sumpah dan janji jabatan PPPK tahap II.
Sebanyak 12 orang PPPK resmi dilantik.
Dari jumlah itu, 11 di antaranya merupakan formasi guru dan 1 orang dari formasi tenaga kesehatan.
Prosesi pelantikan dipimpin Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin.
Unu menekankan pentingnya peran tenaga pendidik maupun tenaga medis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Guru tugasnya bukan hanya mengajar, tapi juga memberi teladan dan membentuk karakter anak-anak kita menjadi generasi terbaik ke depan.
Begitu juga tenaga medis, harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Jangan sampai ada pelayanan yang jutek atau cuek, apalagi di bidang kesehatan," kata Unu.
Baca juga: Kemenkes Bulan Depan Kirim Dokter Anak ke RSUD Muhammad Zein Belitung Timur
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal mengemukakan total PPPK yang telah dilantik sepanjang tahun 2024 di Kota Pangkalpinang sebanyak 149 orang.
"Pelantikan 12 PPPK hari ini menjadi yang terakhir untuk tahap I dan tahap II.
Alhamdulillah, semua proses pelantikan sudah tuntas," kata Fahrizal.
| Terungkap Ada 3 Santri Korban Kekerasan di Ponpes, 13 Orang Diperiksa Polda Bangka Belitung |
|
|---|
| Santri Korban Perundungan di Bangka Mengalami Luka di Bagian Limpa |
|
|---|
| Produksi dan Jumlah IKM Terasi Khas Bangka Selatan Meningkat Drastis |
|
|---|
| Perusahaan Sawit di Bangka Belitung Wajib Miliki IPAL dan SLO |
|
|---|
| Olla Curiga Mendengar Anjing Menggonggong Lama, Ternyata Ada 8 Tahanan Polres Bangka Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250908-M-Unu-Ibnudin-2.jpg)