Batara Tantang Ketua Pemuda Pancasila Yamoa Duel di Bateng, Buntut Diusir Ngamen depan Pengadilan

Lokasi di Bangka Tengah dipilih Batara lantaran berada di tengah-tengah, antara Toboali dan Pangkalpinang.

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Alza
Bangkapos.com/Adi Saputra/Adi Saputra
BATARA DIUSIR - Batara (pakai topi) diusir Sekber Ormas, OKP, dan LSM Babel saat aksi ngamen di depan Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (25/11/2025). 

POSBELITUNG.CO - Batara pria asal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menantang Ketua Pemuda Pancasila Babel Yamoa'a Harefa duel di Kabupaten Bangka Tengah.

Lokasi di Bangka Tengah dipilih Batara lantaran berada di tengah-tengah, antara Toboali dan Pangkalpinang.

Tantangan terbuka itu diungkap Batara di akun TikTok-nya, lantaran geram diusir sejumlah organisasi masyarakat (ormas) termasuk Pemuda Pancasila di depan Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Selasa (25/11/2025).

Saat itu, dia menggelar aksi ngamen pengumpulan koin Rp22 juta, untuk mendukung Wagub Babel Hellyana, yang saat itu disidang di Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

"Kami tetap galang dana secara daring terkait buka kotak penggalangan dana untuk ibu Hellyana.

Aku ingin sampaikan ke media untuk budak-budak (orang-orang) Pemuda Pancasila semua, aku sebagai warga Negara yang baik, warga Bangka Belitung. Lahir di Bangka Selatan," ungkapnya.

"Jadi, tolong dimuat aku menantang ketua Pemuda Pancasila untuk duel sebagai seorang laki-laki difasilitasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia di Bangka Tengah.

Jadi kita dari Bangka Selatan ke Bangka Tengah, mereka dari Pangkalpinang ke Bangka Tengah dan duel di Bangka Tengah," ucapnya.

Batara menantang Ketua Pemuda Pancasila untuk duel secara apapun, baik itu di ring tinju maupun lokasi manapun sebagai laki-laki yang satria.

"Boleh ring, boleh di tempat karateka, boleh karena karateka kan tidak pakai ring tapi pakai karpet.

Secara apapun boleh bang, secara jujufu, secara boxing boleh aku tantang Ketua Pemuda Pancasila untuk duel sebagai seorang laki-laki, sebagai seorang kesatria di Bangka Tengah," tegasnya.

Apalagi diakui Batara, ia datang ke Pengadilan Negeri Pangkalpinang hanya ingin mengumpulkan koin untuk terdakwa Hellyana yang saat ini sedang tersandung kasus dan menjalani persidangan.

"Aku minta difasilitasi KONI Bangka Tengah, aku tantang untuk duel seorang laki-laki. Jangan geng buser pakai keroyok, kami 5 orang tapi mereka 300 orang.

Kami bawa gitar, mereka senjata. Kami dak bawa pisau tapi mereka bawa kemarahan," tegasnya.

Dirinya juga merasa sangat kecewa, saat didatangi sejumlah orang yang tergabung dari OKP, LSM Ormas yang mencegah aksi penggalangan koin Rp22 juta untuk terdakwa Hellyana.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved