Rumah Warga Kampung Melintang Hangus Terbakar Saat Keluarga Berduka, Api Dipadamkan Satu Jam

Di tengah suasana duka keluarga, sebuah rumah warga di RT 05 hangus terbakar hingga nyaris tak bersisa.

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Teddy Malaka
Bangkapos.com/Adi Saputra/Adi Saputra
KEBAKA RAN -- Tim pemadam kebakaran dari Provinsi Babel dan Kota Pangkalpinang, di rumah warga Kelurahan Melintan, Sabtu (17/1/2026). 

Ijal juga mengaku tidak mengetahui kronologi kebakaran karena rumah dalam kondisi kosong dan seluruh keluarga berada di rumah duka.

"Kosong tadi, orang pada sibuk di rumah duka dan ternyata disini terjadi kebakaran. Memang selama ini, dia mengaku ada sakit tapi tidak dirasakan dan kemarin sampai ditemukan meninggal dunia," ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Asep, rekan kerja korban, yang datang ke lokasi setelah mendapat kabar kebakaran.

"Tadi, anak buah kasih kabar terjadi kebakaran dan saya langsung kesini. Nah, ketika tiba api sudah menghantam rumah dan dalam kondisi kosong. Pemilik rumahnya meninggal, kemarin itu ditemukan meninggal dikamar mandi," ujarnya.

Asep menyebut warga sempat kesulitan menghubungi keluarga korban saat korban ditemukan meninggal dunia, karena ponsel korban terkunci.

"Iya, sempat bingung kami handphonenya terkunci. Kami berusaha menghubungi keluarganya, setelah itu kami bawa ke rumah duka dan hari ini rencananya mau dimakamkan," katanya.

Sementara itu, Kasi Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang, Junisko, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga melalui call center sekitar pukul 08.15 WIB.

"Kami mendapatkan laporan dari warga melalui call center, kemudian setelah mendapatkan laporan itu kami disposisi ke lokasi. Danton berkoordinasi dengan danrunya, di pos terdekat pos Pinang Pora, pos induk dan lainnya menyusul," terang Junisko.

Ia menjelaskan api cepat membesar karena kondisi angin kencang dan bangunan rumah yang bersifat semi permanen.

"Begitu menerima laporan karena angin kencang sehingga cepat api membesar, awalnya memang berupa asal. Namun karena angin kencang, api cepat menjalar dan melihat kondisi dari laporan kami terima tadi semi permanen," ujarnya.

Junisko menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari lilin yang dinyalakan di rumah saat pemiliknya tengah berduka.

"Dalam kondisi kosong, dikarenakan pemilik rumah ini berdasarkan laporan kita terima tengah berduka dan pemilik rumah menghidupkan lilin disini. Dugaan sementara, api berasal dari lilin yang dinyalakan tadi," ungkapnya.

Untuk memadamkan api, petugas menerjunkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran dan membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga api benar-benar padam.

"Kalau mobil sekitar 4 unit dan juga asa bantuan dari Damkar Provinsi dan PT Timah, proses pemadaman kurang lebih sekitar satu jam," ucap Junisko.

Hingga api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di lokasi kejadian. (Adi Saputra)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved