Pengalaman Tio Mengikuti Mudik Gratis 2026, Rela Tempuh Perjalanan Belasan Jam Demi Ibunda

Tio Ilham Wahyudi (22), seorang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung

Tayang:
Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
Tio Ilham Wahyudi (22), mahasiswa UPI Bandung, saat mengisahkan pengalamannya mudik menggunakan kapal perang KRI Semarang setibanya di Terminal Manggar, Belitung Timur, Selasa (17/3/2026) malam. Sempat berencana tidak pulang, Tio akhirnya bisa kembali ke kampung halaman untuk menuntaskan kerinduan memeluk ibundanya berkat program mudik gratis kolaborasi TNI AL dan Pemprov Babel. 

Tio juga menceritakan bagaimana rasanya bertukar sapa dan mengobrol langsung dengan para prajurit TNI AL selama di perjalanan. Sebuah pengalaman berharga yang ia dapatkan secara cuma-cuma lewat program ini.

"Banyak sih pengalaman uniknya. Ketemu TNI, banyak ngobrol sama TNI langsung di atas kapal perang. Rasanya beda banget sama mudik-mudik sebelumnya," ungkapnya.

Setibanya di terminal, Tio dan rombongan pemudik lainnya juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama di depan posko pengamanan terminal. Dalam satu bingkai foto itu, terpancar wajah-wajah lelah namun penuh kepuasan.

Namun, di balik semua keceriaan itu pikiran Tio sudah jauh ke pintu rumahnya. Ada satu hal yang ingin ia tuntaskan malam ini juga. Sebuah tindakan yang sudah ia idam-idamkan selama menahan rindu di Bandung.

"Hal pertama yang bakal saya lakuin pas sampai di rumah? Langsung peluk orang tua. Langsung peluk Mamah lah, peluk Emak. Kangen berat," ujarnya.

Tio juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut nama-nama seperti Pemerintah Provinsi, TNI, Pemerintah Kabupaten, IKM Babel, PT Timah, hingga Bank Sumsel Babel yang telah mewujudkan mimpinya untuk pulang. 

Terakhir, Tio berharap di tahun-tahun mendatang jumlah kursi mudik gratis bisa lebih banyak lagi agar tak ada lagi mahasiswa seperti dirinya yang harus menahan rindu terlalu lama.

Tio akhirnya meninggalkan Terminal Manggar malam itu. Ia masuk ke dalam mobil bersama ayahnya, membawa koper dan ranselnya yang penuh cerita. 

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved