Berita Belitung Timur

Kanwil Ditjenpas Bangka Belitung Tertarik Bangun Lapas Terbuka di Belitung Timur

Kepala Kanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina mengatakan Lapas Terbuka cocok dibangun di Belitung Timur karena alasan wilayah dan geografisnya

Tayang:
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Hendra
Istimewa/Diskominfo SP Beltim
TERIMA SERTIFIKAT HIBAH- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina saat menerima sertifikat tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Belitung Timur di Ruang Kerja Bupati Beltim. Lahan yang berlokasi di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung tersebut direncanakan untuk pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) baru yang diusulkan mengusung konsep Lapas Terbuka di sektor pertanian dan ketahanan pangan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bangka Belitung tertarik untuk membangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka di Kabupaten Belitung Timur.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bangka Belitung, Ade Agustina mengatakan Lapas Terbuka cocok dibangun di Belitung Timur karena alasan wilayah dan geografisnya.

"Kalau yang cocok mungkin Lapas Terbuka ya, karena situasinya mendukung untuk pertanian dan program ketahanan pangan," ujar Ade dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Ade menyebut wacana ini sengaja dilakukan karena luas lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah dinilai sangat mumpuni.

Area yang luas tersebut tidak hanya difokuskan untuk mendirikan bangunan utama saja, tapi juga berpotensi dikembangkan menjadi sarana asimilasi produktif bagi warga binaan.

Lebih lanjut, Ade mengatakan rencana pembangunan fisik akan diusulkan ke tingkat kementerian pusat terlebih dahulu. Proses pengajuan anggaran dan birokrasi pembangunan biasanya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Oleh sebab itu, jika draf pengajuan tersebut diserahkan dalam waktu dekat, progres pembangunan kemungkinan besar baru bisa berjalan pada tahun depan.

Meski begitu, Ade menekankan bahwa keberadaan Lapas di wilayah Beltim sendiri sudah masuk dalam kategori sangat krusial. Hal ini dikarenakan akses penegakan hukum dan pembinaan harus terpusat di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Pembangunan Lapas di Beltim ini sangat krusial untuk mempermudah akses penegakan hukum dan pembinaan bagi warga binaan lokal," ucapnya.

Keberadaan Lapas di daerah sendiri tentu akan memangkas jarak yang selama ini menjadi kendala. Selain itu, dampak sosialnya juga akan dirasakan oleh pihak keluarga warga binaan.

"Keberadaan Lapas di wilayah sendiri tentu akan memangkas jarak dan memudahkan keluarga yang ingin berkunjung," ungkap Ade.

Apalagi berdasarkan data pembebasan bersyarat, mayoritas penjamin atau keluarga dari warga binaan saat ini justru berdomisili di Beltim.

Meski begitu, Ade tetap berharap angka kriminalitas di Belitung Timur bisa ditekan seminimal mungkin di masa mendatang.

"Kita berharap walaupun lapas sudah terbangun, tindak kejahatan tetap minim di wilayah Belitung Timur," pungkasnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved