1.528 SPPG Distop Hingga 25 Maret, Kejadian Menonjol Libatkan 72 Unit
BGN menghentikan sementara operasional 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia hingga 25 Maret 2026
Meski demikian, BGN masih mencatat ratusan SPPG yang berstatus penghentian operasional sementara dan terus dalam proses evaluasi.
Pemerintah memastikan, dapur MBG yang telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan akan diizinkan kembali beroperasi.
BGN juga mengimbau seluruh pengelola SPPG untuk memperketat pengawasan internal, terutama dalam aspek kebersihan, pengolahan makanan, serta distribusi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG yang menyasar kelompok rentan, termasuk pelajar.
“Tujuan utama kami adalah memastikan makanan yang diberikan benar-benar aman
dan layak konsumsi,” kata Nanik.
1 SPPG di Sungailiat Ditop Sementara
Badan Gizi Nasional (BGN) menyetop sementara operasional satu unit dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Paritpadang di Jalan Imam Bonjol, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah cepat BGN ini menyusul dugaan insiden kesehatan yang dialami sejumlah siswa sekolah penerima menu MBG pada bulan Ramadhan 2026 lalu.
Koordinator Wilayah SPPG Bangka, Dinda Putri Irhamni, membenarkan penghentian operasional tersebut.
Ia menyebut, dapur MBG Imam Bonjol telah berhenti beroperasi sejak 10 Maret 2026 sebagai langkah antisipasi sambil menunggu hasil uji laboratorium.
“SPPG Imam Bonjol saat ini diberhentikan sementara operasionalnya. Kami juga telah memberikan surat peringatan karena adanya informasi kejadian menonjol,” ujar Dinda.
Ia menegaskan, hingga kini penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan. Sampel makanan yang diduga menjadi pemicu masih dalam tahap pemeriksaan.
“Masih dalam proses uji sampel. Jadi belum bisa disimpulkan apakah ini keracunan makanan atau faktor lain,” katanya.
Pantauan di lokasi pada Senin (30/3/2026), bangunan dapur SPPG Paritpadang tertutup rapat tanpa aktivitas. Seluruh pintu dalam kondisi terkunci, sementara dua kendaraan operasional terparkir di halaman.
Area sekitar juga terlihat dipenuhi daun kering, menandakan tidak adanya kegiatan dalam beberapa
waktu terakhir.
Peristiwa ini bermula dari distribusi MBG ke SMKN 1 Sungailiat pada 9 Maret 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan.
Saat itu, menu yang dibagikan berupa burger untuk lebih dari 1.000 siswa. Namun, pada tahap awal, baru sekitar 500 porsi yang didistribusikan.
Siswa non-muslim yang tidak berpuasa langsung mengonsumsi makanan tersebut, sementara siswa muslim memilih menyimpannya untuk berbuka puasa.
| Biodata Uya Kuya Penyiar Radio jadi Anggota DPR, Dituding Punya 750 Dapur MBG, Kini Buka Sayembara |
|
|---|
| Lima Dapur MBG di Babel Dihentikan Sementara, Ada Temuan Pempek Berulat di SPPG Pangkalpinang |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Soroti Standar Dapur hingga Kualitas Makanan dalam Program MBG |
|
|---|
| Alasan Kepala BGN Tetap Beli Motor Listrik Operasional MBG, Walau Sempat Dilarang Menkeu Purbaya |
|
|---|
| Anggaran Rp113 Miliar untuk EO Jadi Sootan, Kepala BGN Dadan Hindayana Beri Penjelasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20251006-Wabup-Beltim-tinjau-SPPG-Kelapa-Kampit-1.jpg)