Breaking News:

OPINI

Revitalisasi Budaya Daerah di Ranah Pendidikan

Perubahan ini berimplikasi terhadap otonomisasi pendidikan terutama menyangkut peran sekolah

net/google
Ilustrasi foto 

Pemerintah pun untuk menjamin hak-hak konstitusional masyarakat , pendidikan sebagai  urusan pemerintahan wajib yang didudukung dengan  Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah lalu terbit lagi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

Perubahan ini berimplikasi terhadap otonomisasi pendidikan terutama menyangkut peran sekolah dalam  menyusun program pembelajaran.

Di tengah penerapan kebijakan otonomisasi pendidikan, masih banyak anak SMA atau SMK yang masih bingung ingin melanjutkan sekolah ke jurusan mana. Antara minat dan bakat dan seringkali berubah arah mengikuti kehendak pasar tenaga kerja.

Nampaknya  pendidikan tidak dijadikan sebagai   wahana untuk mengembangkan ide dan gagasan sehingga minat dan bakat menjadi tidak selaras. Untuk menyingkapkan sistem sosial diperlukan kajian komprehensif dan integratif terhadap kebudayaan material dan bahasa memuat tradisi lisan sebagai insrumen pewarisan nilai pendidikan.

Pendidikan di Ranah Tradisi

Pendidikan dalam kontek kebudayaan erat kaitannya dengan upaya dan  kemampuan manusia dalam mensiasati permasalahan hidup.

Di dalamnya terdapat logika bertahan hidup dan logika berkelanjutan. Dari logika bertahan hidup disingkap kebudayaan material yang memberi makna penting  dalam mengungkapkan jejak peradaban manusia. 

Sedangkan logika berkelanjutan menyangkut sistem sosial yang menjamin ketersediaan sumberdaya bagi generasi berikutnya. 

Logika bertahan hidup lah hidup melahirkan sejumlah perangkat berburu, mengolah makanan. Tanpa  pengetahuan  yang dimiliki tidak mungkin potensi sumberdaya bisa dimanfaatkan.

Tata nilai yang terkandung dalam adat dan tradisi tak terlepas dari kemampuan manusia memaknai alam.  Pemaknaan menjadi keharusan ketika alam menjadi tempat bergantung makhluk Tuhan.

Halaman
1234
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved