Mengenal Tradisi Nugal, Budaya Agraris Belitong yang Semakin Langka
Nugal kini semakin sulit ditemui, setelah budaya tambang mendominasi mata pencaharian masyarakat pedesaan di Pulau Belitung
Terkendala Bibit
Keterbatasan lahan dan peralihan matapencaharian utama masyarakat membuat tradisi Nugal kian mendekati titik nadir.
Selain itu, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Beltim juga telah mengidentifikasi sejumlah permasalahan lain menyebabkan tradisi Nugal kian langka.
Menurut Distanhut, tradisi Nugal setidaknya masih bisa dijumpai di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung, Liring dan Kelubi, Kecamatan Simpang Renggiang, Desa Simpang Pesak, Kecamatan Simpang Pesak, dan Desa Dendang, Kecamatan Dendang.
Namun hingga kini Distanhut belum mengetahui secara pasti berapa luasan lahan yang digarap oleh petani ladang di wilayah tersebut.
Dari beberapa daerah tersebut, hampir rata-rata petani mengeluh kesulitan mendapatkan bibit. Ketersedian bibit sangat bergantung dengan jumlah petani yang menanam padi ladang.
Namun faktor lain seperti kuantitas penumbukan padi juga berpengaruh.
Semakin banyak padi yang ditumbuk oleh petani maka ketersediaan bibit padi ladang akan semakin terbatas.
Kondisi itu membuat sejumlah petani lokal dari beberapa daerah di Beltim mengharapkan Pemkab untuk mengadakan bantuan bibit.
"Kemarin kita jalan-jalan dari Cendil, Buding, itu sampai ke Nyuruk, Dendang, mereka rata-rata sudah banyak kekurangan benih padi ladang. Jadi bagaimana solusinya? ya nanti kan kalau kita masih ada sisa dari kegiatan kita, mau kita bagikan," jelas Tri Jaka, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Distanhut Beltim, Jumat (16/9/2011).
Namun ketersediaan bantuan benih Distanhut terbatas pada jenis padi gogo. Jaka menjelaskan, padi gogo harus ditaman pada ladang yang telah diolah.
Untuk itu pihaknya selalu memastikan kondisi lahan petani sebelum diberi bantuan benih padi jenis tersebut.
Sedangkan jenis padi yang dikembangkan masyarakat dalam tradisi berume adalah jenis padi mat merah. Padi jenis ini menurut dia merupakan padi asli Pulau Belitung.
Padi mat merah memiliki daya tahan dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai kondisi lahan.
Namun ketersediaan benih padi mat merah sangat bergantung dengan pola budidaya yang dilakukan petani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/nugal-dan-menyemai-padi_20180919_154723.jpg)