Berita Belitung Timur
Hanya Dalam Sepekan, Empat Warga Beltim Diserang Buaya
Dalam sepekan ada empat kasus warga diserang buaya di Kabupaten Belitung Timur
"Rumahnyakan ada separuh didarat separuh di sungai, nah rumah yang separuhnya disungai ini, dibawahnya kami juga pernah melihat ada buaya disitu," ujar Samim
Menurut Samim buaya -buaya tersebut sudah terbiasa melihat manusia jadi tidak ada takutnya kepada manusia, berbeda dengan jaman dulu melihat manusia langsung nyelam.
Febri mengatakan sudah pernah menelusuri sungai Lenggang hingga muara, tak jarang sembari jalan Dia pun melihat buaya sedang berada ditepian.
"Kalau kami kemuara biasenye kami hitungin buaya yang gede-gede, kadang-kadang sudah tidak takut dengan manusia, kalau dulu kan nengok manusia langsung pergi, mungkin karena populasinya sudah banyak," ujar Febri
Menurut Febri serangan Buaya dalam sepekan di Belitung Timur selain populasi meningkat diduga ekositem disungai sudah tidak seperti dulu lagi.
"Mungkin karena jumlahnya juga bertambah, selain itu kan air sungai sekarang keruh tidak seperti dulu lagi," ujar Febri.
Sementara itu anggota Tagana Simpang rengiang Ferdy mengaku kejadian buaya menyerang warga di Simpang Rengiang baru kali ini lagi terjadi setelah belasan tahun lalu.
Menurut Fredy bila buaya sudah menyerang jarang dilepaskan, dia pun berganggapan, bahwa serangan itu sebagai peringatan.
"Untuk muncul si (buaya-red) disini jarang, kemungkin karena habitatnya terganggu, itu sebagai peringatan mungkin," ujar Fredy.
(Posbelitung.co/suharli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/buaya-lenggang1.jpg)