Virus Corona di Bangka Belitung

Antisipasi Melonjaknya Kasus Covid-19, Pemkot Pangkalpinang Gencarkan Vaksinasi Booster   

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Sabtu (30/7/2022) mengatakan, pihaknya bakal kembali menggenjot capaian vaksinasi booster bagi masyarakat

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
Bangkapos.com/Dok
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

POSBELITUNG.CO , BANGKA – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Sabtu (30/7/2022) mengatakan, pihaknya bakal kembali menggenjot capaian vaksinasi booster bagi masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer di kota ini.

“Kita akan genjot terus (Vaksinasi booster) dengan stakeholder terkait saat ini,” ujar Maulan Aklil kepada Posbelitung.co, hari ini.

Molen sapaan akrab Maulan Aklil menyatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri sendiri telah memerintahkan setiap kepala daerah untuk mensyaratkan vaksin booster Covid-19 bagi masyarakat yang beraktivitas di tempat publik atau tempat umum.

Vaksinasi booster sendiri harus kembali digencarkan di tempat-tempat umum. Tak hanya itu, pihaknya pula dituntut untuk dapat memaksimalkan dengan tingkat pemerintahan berbasis kecamatan, kelurahan, desa, Rukun Warga (RW), Rukun Tetangga (RT).

Melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi profesi, perguruan tinggi ilmu kesehatan yang memobilisasi dokter muda, perawat, dan sumber daya manusia lainnya;

“Kita akan gandeng terutama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda-Red) TNI-Polri, Kejaksaan, pemuda, organisasi masyarakat, tokoh agama akan kita giatkan kembali,” kata Molen.

Diakui dia, saat ini capaian vaksinasi booster di Pangkalpinang sendiri masih cukup rendah masih berada di kisaran 34,74 persen atau setara dengan 51.431 orang yang telah menjalani vaksinasi dari target 169.283 orang. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan jemput bola layanan vaksinasi booster ke setiap RW di Pangkalpinang.

Kini juga tengah memetakan wilayah-wilayah yang capaian vaksinasi booster-nya rendah. Termasuk mendata para ASN dan tenaga honorer belum menerima vaksinasi dosis ketiga. Supaya mereka dapat menjadi contoh di tengah masyarakat.

“Kalau vaksin dosis satu dan dua pegawai kita sudah semua, tinggal booster yang belum, itu yang kita kejar,” ujarnya.

Oleh karena itu, politikus PDI-P ini menekankan kepada setiap camat dan lurah yang ada di Pangkalpinang untuk mendorong warganya agar kembali melakukan vaksinasi booster Covid-19. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian baru.

Selain itu, dengan vaksinasi booster juga dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan kegiatan di luar rumah maupun saat hendak melakukan perjalanan dalam negeri. Dimana vaksinasi booster sudah menjadi syarat wajib bagi para pelaku perjalanan. “Ini juga untuk masyarakat, maka dari itu yok sama-sama kita vaksin booster,” tegas Molen.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Dr Masagus M Hakim, Sabtu (30/7/2022) menambahkan, rendahnya capaian vaksinasi booster di daerah itu lantaran diklaim masyarakat yang enggan melakukan vaksinasi. “Vaksinasi booster kita rendah karena masyarakat masih malas untuk booster,” ujar Hakim.

Menurutnya, terdapat beberapa alasan yang membuat masyarakat malas melakukan vaksin booster. Pertama, masyarakat sudah merasa sangat sehat dan kasus baru sangat rendah. Kedua, adanya sebagian dari mereka mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi) yang tidak menyenangkan.

Di mana vaksinasi booster, masyarakat mendapatkan jenis vaksin yang berbeda dibanding vaksinasi pertama dan kedua, yang efeknya dianggap sangat kuat. Hal ini yang diduga kuat membuat masyarakat ogah melakukan vaksinasi dosis ketiga.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved