Pemilu 2024

Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2024 tak Ada Unsur Politik, Begini Reaksi Cak Imin dan Mahfud MD

204 juta data Pemilih Pemilu 2024 di KPU diduga bocor, pemerintah sebut tak ada unsur politik, Cak Imin dan Mahfud MD bereaksi.

Grafis TribunKaltim.co/canva
Ilustrasi. Viral situs KPU diduga dibobol hacker Jimbo, data pemilih dijual hingga Rp1,2 Miliar. 

POSBELITUNG.CO - Serangan hacker kembali membuat heboh Indonesia.

Kali ini kembali mencuri data di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Baca juga: Ketua KPU Hasyim Asyari Sebut Softcopy DPT Pemilu 2024 juga Ada di Parpol

Baca juga: DPT Pemilu 2024 Dijebol Hacker, Anies Tunggu Penjelasan Resmi KPU

Ada sekitar 204 juta data pemilih Pemilu 2024 yang diduga bocor.

Sejumlah pihak termasuk peserta Pilpres 2024 memberikan tanggapan atas dugaan bocornya data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

Informasi kebocoran data milik KPU itu diketahui dari akun Jimbo di situs peretasan BreachForums yang diduga didapat dari situs KPU pada Senin (27/11/2023) sekira pukul 09.21 WIB.

Akun ini menampilkan beberapa tangkapan layar dari situs pengecekan DPT, https://cekdptonline.kpu.go.id/.

Data yang dibobol diklaim berupa nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, hingga alamat.

Dalam unggahan itu, "Jimbo" juga mengaku menemukan 204.807.203 data unik, jumlah yang hampir sama dengan jumlah pemilih di dalam daftar pemilih tetap (DPT) KPU RI sebanyak 204.807.203 pemilih.

Penjahat siber ini menjual data tersebut dengan harga 2BTC atau US$74 ribu (Rp1,14 miliar).

Sebetulnya, bocornya data KPU bukan kali pertama.

Pada era hype Bjorka, 2022, 105 juta data KPU diduga dibocorkan.

Berdasarkan penyelidikan saat itu, kebocoran data diklaim bukan berasal dari penyelenggara Pemilu.

Menyikapi dugaan kebocoran data pemilih tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari mengatakan data DPT Pemilu 2024 tidak hanya berada pada pusat data KPU.

Hasyim mengungkapkan data DPT juga dipegang partai politik peserta pemilu dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

"Data DPT Pemilu 2024, dalam bentuk softcopy, tidak hanya berada pada data center KPU, tapi juga banyak pihak yang memiliki data DPT tersebut," jelas Hasyim, Rabu (29/11/2023).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved