Berita Viral

Viral Wanita Cantik Anggota KPPS Pose Simbol Jari Sebut Nama Capres, Kini Dipecat

Tengah viral di media sosial aksi seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di dianggap tak profesional

Tayang:
TribunJabar.id
Tengah viral di media sosial aksi seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) (kiri) dianggap tak profesional acungkan jari sebut nama Calon Presiden (Capres). Inilah penjelasan Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin (kanan) 

POSBELITUNG.CO - Tengah viral di media sosial aksi seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di dianggap tak profesional, karena acungkan jari hingga sebut nama Calon Presiden (Capres).

Anggota KPPS di Pangandaran itu kala itu tengah mengacungkan dua jari hingga menyebut nomor 2 dan nama Prabowo Subianto.

Video itu pun lantas berkali-kali dibagikan di aplikasi WhatsApp dan di Facebook.

Dalam video berdurasi 17 detik, dikutip dari TribunJabar.id, terlihat seorang wanita berparas cantik yang merupakan anggota KPPS merekam dirinya dengan dua temannya berada di suatu ruangan aula hotel.

Di akhir video, anggota KPPS itu menyebut nomor 2 dan nama Prabowo sambil berpose.

Diketahui, kejadian ini terjadi pada Sabtu (27/1/2024) sebelum pembukaan kegiatan bimtek berlangsung.

Sementara anggota KPPS dalam video viral itu adalah diketahui bernama Helmi Hermawati.

Helmi Hermawati bertugas di TPS 8 di Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, membenarkan kejadian dalam video itu di Pangandaran.

Muhtadin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/1/2024) sebelum kegiatan bimbingan teknis KPPS.

"Itu, anggota KPPS dan (videonya) sebelum Bimtek. Terus, kemarin sore ada yang ngomong ke saya. Ya, saya bilang pecat," ujar Muhtadin kepada sejumlah wartawan di satu hotel di Pantai Pangandaran, Minggu (28/1/2024) siang.

Anggota KPPS di Pangandaran viral acungkan jari sebut nama Capres.
Sementara seorang anggota PPK Cigugur, Jenal Abidin, mengatakan, memang sebelumnya si anggota KPPS itu suka bercanda, tapi videonya malah diupload di media sosial.

"Itu awalnya video offline berdurasi 26 detik, tapi yang terupload di Facebook berdurasi 17 detik. Jadi, di video itu ketua KPPS sempat mengingatkan untuk hati-hati jarinya," ujar Jenal saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Minggu (28/1/2023) siang.

"Tapi, dia biasalah, malah bercanda. Malah menyebut nomor dan nama calon," tuturnya.

Pihaknya mengaku sudah meminta klarifikasi dengan tahapan dari PPK ke PPS, dari PPS ke KPPS dan langsung yang bersangkutan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved