Berita Bangka Tengah
215 Sapi di Bangka Tengah Terserang LSD, Pemkab Sebut Peternak Enggan Hewan Ternaknya Divaksin
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah mencatat kasus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit lato-lato mengalami kenaikan signifikan.
Tayang:
Penulis: Ajie Gusti Prabowo | Editor: Novita
Bangkapos.com/Riki Pratama
Penyakit lato-lato kini mulai banyak menyerang hewan ternak, terutama sapi di Bangka Belitung, seperti halnya sejumlah kasus terjadi di Kabupaten Bangka Barat.
Masyarakat jangan khawatir, sapi yang terkena LSD masih bisa dikonsumsi dan tidak membahayakan manusia.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah LSD semakin menyebar di Bangka Tengah.
Pertama, sapi itu harus dilakukan vaksin, diharapkan peternak mau untuk divaksin ketika ada petugas yang datang.
Kedua, mesti menghindari lalat di kandang, maka harus sering-sering membersihkan kandang, kalau ada kotoran segera dibuang.
Ketiga, penyemprotan desifektan di kandang sangat penting, kalau cara murahnya bisa pakai asam sitrat, itu dicampur air, karena virus tidak tahan asam, jadi bagus kalau disemprot itu.
(s2/u1)
Berita Terkait: #Berita Bangka Tengah
| Cairan Kuning Pekat di Laut Perlang Bangka Tengah Bikin Heboh Media Sosial |
|
|---|
| Jaga Tradisi dan Adat, Gubernur Babel Silaturahmi ke Bupati Bateng dan DPRD Babel di Momen Idulfitri |
|
|---|
| Tertidur Singkat, Detik-detik Pengemudi Mobil Pelat Merah Terjun 13 Meter dari Jembatan Guntung Koba |
|
|---|
| Data Kementerian ESDM Mengungkap Dana Jaminan Pasca Tambang Koba Tin Masih Ada 8 Juta USD |
|
|---|
| Kejaksaan Usut Korupsi Dana Reklamasi Eks Tambang Koba Tin, Pejabat ESDM Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240311-Gejala-Penyakit-Lato-lato-Serang-Hewan-Ternak.jpg)