Timah
Kolektor Timah Ungkap Alasan Timah Belitung Dikirim ke Bangka
Seorang pengepul timah yang berinisial IS mengungkapkan bahwa aktivitas tambang sempat menurun sejak Kejaksaan Agung mengungkap kasus tata niaga timah
Tayang:
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Teddy Malaka
Harga beli timah dari kolektor sekitar Rp125.000 per kilogram untuk kandungan OC 72, dengan selisih Rp2.500 di setiap kenaikan OC.
Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa meja goyang menerapkan harga sama rata untuk semua OC karena tidak banyak kolektor yang bersedia membeli timah.
"Jadi kayak sistem tembak, misalnya mau OC 72 atau 76 itu dibeli Rp130 ribu per kilo. Karena saat ini sedikit yang beli, jadi kalau mau jual silah, tidak pun tidak apa-apa," katanya. (*)
Berita Terkait: #Timah
| Harga Timah Hari Ini Menguat di Tengah Tekanan Pasokan Global, Sentuh Level 47.987 USD per Ton |
|
|---|
| Kajari Basel Tetapkan 10 Tersangka, 8 Bos Timah Ditahan, Negara Rugi Rp4,16 Triliun |
|
|---|
| Dentum Meriam di Laut Babel, TNI AL Latihan dan Pamerkan Sitaan Timah Rp173,6 Miliar |
|
|---|
| Tiga Daerah di Bangka Belitung Kantongi WPR, Bagaimana dengan Pulau Belitung? |
|
|---|
| Harga Timah Meroket di Awal 2026, Bertahan di Posisi Rp700 Juta per Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Ilustrasi-bijih-timah-Juli-2024.jpg)