Nasib Abdul Ghani Eks Gubernur Maluku Utara, Mulai Sakit-sakitan dan Ini Permintaan pada Hakim

Setelah beberapa bulan di dalam penjara, kondisi kesehatannya terus menurun.

Tayang:
Editor: Alza
Istimewa
Mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba. 

Eliya Gabrina Bachmid membeberkan sederet wanita yang kecipratan uang dari Gubernur AGK.

Para wanita tersebut dikatakan Eliya Bachmid, bertemu Abdul Ghani Kasuba di hotel.

Eliya Bachmid bersaksi dirinya berperan sebagai 'pengantar' wanita cantik untuk AGK bersua di hotel.

Dikatakan, AGK pernah bertemu seorang wanita di Bella Internasional Hotel Ternate.

"Pernah yang mulia, tapi itu saya diminta bantu oleh Om Haji AGK, ada wanita yang akan ditemuinya di kamar hotel," kata Eliya Bachmid di depan hakim.

Eliya mengaku hanya menemani dan mengantar wanita itu untuk bertemu AGK.

Ia mengaku tidak mengenal wanita yang diantar ke AGK tersebut.

Hanya tahu mereka meminta bantuan ke eks Gubernur Malut tersebut.

"Kalau perkenalan pramugari dengan Om Haji itu di atas pesawat. Dari situ langsung tukar nomor kontak.

Kalau saya hanya disuruh Om Haji temani pramugari itu di Hotel Bella,"ungkap Eliya Bachmid.

Eliya Gabrina mengklaim total uang yang dikeluarkan hanya untuk membayar wanita pesanan AGK mencapai Rp3 miliar.

Hal itu karena menurut Eliya, dalam sehari om AGK bisa bertemu dengan tiga wanita cantik.

Dalam sidang lanjutan tersebut juga terungkap, Gubernur AGK bertemu dengan beberapa wanita lainnya bernama Ayu, Esa, dan Cinta di Jakarta.

"Nama-nama ini (Ayu, Esa, dan Cinta), saudari ucapkan ke Penyidik KPK, yang tertulis dalam BAP?" tanya Hakim.

"Saya kenal mereka yang mulia di Jakarta, di Hotel Bidakara,"jawab Eliya Bachmid.

Eliya Bachmid bertugas mengambil kunci dan masuk ke kamar hotel yang kemudian disusul oleh AGK.

Ia kemudian mengantar para wanita tersebut bergantian ke hotel untuk bertemu AGK.

"Pertanyaan, berapa jam AGK di dalam kamar?" tanya Hakim ke Eliya.

"Sekitar 1 sampai 2 jam yang mulia," jawabnya.

"Apakah di dalam kamar itu wanita nama Ayu, Esa atau Cinta?" tanya Hakim.

"Ada ganti-ganti yang mulia," kata Eliya.

"Saudari saksi, apakah selain di Hotel Bidakara ada hotel lain?" tanya hakim.

"Ada yang mulia, di Hotel Swissbel," ungkap Eliya Bachmid.

Meski demikian, Eliya Bachmid tidak menjelaskan aktivitas apa yang dilakukan para wanita itu dengan Abdul Ghani Kasuba di dalam kamar hotel.

Dia hanya tahu bahwa AGK akan memberikan uang setelah dari hotel.

"Saya disuruh ngasih uang. Nilainya bervariasi. Mulai Rp10 juta hingga Rp 50 juta.

Jadi ada perempuan yang dikasih Rp 10 juta dan seterusnya sampai Rp50 juta," beber Eliya.

"Om Haji (Abdul Ghani Kasuba) yang minta bantu untuk mencari perempuan.

Jadi saya bawakan," sambungnya dikutip dari siaran Facebook Tribun Ternate.

Eliya menjelaskan ke majelis hakim, uang itu bersumber dari kantong pribadinya (mendahului) yang selanjutnya diganti oleh Abdul Ghani.

Untuk urusan wanita itu, total uang yang dikeluarkan kata Eliya Bachmid, berkisar kurang lebih Rp3 miliar.

(tribunternate.com) 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved