Pos Belitung Hari Ini

LIPSUS - Penyelundupan Timah di Belitung Merajalela

Di saat sidang korupsi senilai Rp300 triliun terkait tambang timah digelar di Jakarta, penyelundupan timah dari pulau ini justru semakin merajalela.

|
Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
Pos Belitung Hari Ini edisi Rabu, 9 Oktober 2024 

Dia bahkan menitipkan down payment (DP) uang puluhan juta kepada orang yang dipercayainya jika memang menemukan ada yang ingin dibeli timahnya.

Dalam bulan September 2024, ada dua transaksi yang disaksikan wartawan ini. Nilai transaksinya sekitar 200 kilogram bijih timah yang dibeli langsung dari pengepul timah kecil.

Bijih dibeli dan langsung dibawa, namun wartawan tidak diajak ke lokasi yang dijadikan gudang untuk mengumpulkan timah yang mereka beli.

Lantas ke mana timah yang dibeli tersebut akan dibawa?

Dari hasil investigasi yang melibatkan BriNST dan AJI Pangkalpinang, ada tiga opsi yang dilakukan oleh para kolektor timah yang beroperasi di Belitung.

Pertama, mengirimnya melalui pelabuhan resmi, kedua, mengirimnya ke ‘pelabuhan tikus’ dan ketiga menyimpannya di smelter timah yang dalam pengurusan persetujuan ET (Eksportir Terdaftar) yang ada di Pulau Belitung.

Pelabuhan Resmi

Praktik penyelundupan timah terjadi melalui pelabuhan resmi. Pelabuhan Tanjung Ru terindikasi sebagai tempat keluar timah dari Belitung. Bukan tanpa alasan fokus pertama pada pelabuhan ini.

Pada Juni 2024, teracatat dua kasus penyelundupan timah dari Pulau Belitung yang ternyata menggunakan jalur penyeberangan Pelabuhan Tanjung Ru.

Kita tentu masih ingat dengan kasus truk pembawa timah berkedok daging babi. Pada akhir September 2024, tim investigasi mendapati informasi jika antrean truk untuk mengirim timah ke Bangka cukup banyak, hingga lebih dari 20 truk.

“Kita mengantre, sekarang ini di depan kita ada 19 mobil, kita nomor 20,” kata Bt, kolektor timah
kepada Pos Belitung.

Ia mengatakan, timah yang mereka beli akan dikirimkan ke Bangka. Setelah beberapa hari mengantre, ia memastikan timah yang mereka bawa telah berada di Bangka dengan melalui pelabuhan resmi milik pemerintah, 

Pelabuhan Tanjung Ru terletak di Pegantungan, Badau, Kabupaten Belitung.

“Sudah sampai, sudah dikirim ke smelter,” ujarnya. 

Selasa (1/10/2024), Pos Belitung bersama tim investigasi dari BRiNST dan AJI Pangkalpinang yang datang ke Pelabuhan Tanjung Ru, mendapati pelabuhan tanpa pengamanan yang ketat. 

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved