Pos Belitung Hari Ini

LIPSUS - Penyelundupan Timah di Belitung Merajalela

Di saat sidang korupsi senilai Rp300 triliun terkait tambang timah digelar di Jakarta, penyelundupan timah dari pulau ini justru semakin merajalela.

|
Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
Pos Belitung Hari Ini edisi Rabu, 9 Oktober 2024 

Jadi Perhatian

Direktur BRiNST, Teddy Marbinanda mengungkapkan dari investigasi yang dilakukan bahwa praktik penyelundupan timah dari Pulau Belitung seharusnya menjadi perhatian semua pihak.

“Jika dalam satu mobil yang melintas ada 10 ton, berapa kerugian daerah. Pendapatan daerah atau negara yang seharusnya diperoleh daerah melalui bagi hasil timah, tentu saja tak bisa dinikmati dari praktik-praktik penyelundupan ini,” kata Teddy Marbinanda.

Menurut Teddy Marbinanda, rata-rata produksi timah Belitung di kisaran 1.000 ton per bulan, sehingga adanya praktik penyelundupan di Pulau Belitung membuat daerah ini sangat dirugikan.

“Jika di Jakarta orang sedang sibuk dengan sidang korupsi timah, ternyata tidak berpengaruh di Bangka Belitung. Praktik liar tambang timah masih merajalela,” kata dia. (tea)

Baca juga: LIPSUS - Ganti Aktor

Baca juga: LIPSUS - News Analysis: Seharusnya Kasus Rp300 T Jadi Momentum

Sumber: Pos Belitung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved