Berita Bangka Belitung

Musim Hujan Banyak Nyamuk Waspada DBD, Pangkalpinang Terdata 335 Kasus Hingga November 2024

Memasuki puncak musim hujan dikhawatirkan banyak nyamuk dan masyarakat di Kota Pangkalpinang diminta

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Kamri
Dok. Posbelitung.co
Ilustrasi nyamuk. Memasuki puncak musim hujan dikhawatirkan banyak nyamuk dan masyarakat di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit DBD. 

POSBELITUNG.CO - Memasuki puncak musim hujan dikhawatirkan banyak nyamuk dan masyarakat di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Tercatat sebanyak 335 kasus DBD hingga November 2024 di Kota Pangkalpinang.

Kasus DBD terbanyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Gerunggang berjumlah 92 kasus.

Kemudian diikuti Puskesmas Air Itam sebanyak 66 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Tri Wahyuni mengatakan kondisi musim hujan seringkali menyebabkan genangan air.

Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama penyebaran DBD. 

"DBD adalah penyakit yang harus diwaspadai selama puncak musim hujan.

Genangan air sering kali menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama DBD," jelas Tri kepada Bangkapos.com, Senin (16/12/2024).

Baca juga: Daun Ketapang Kering Bangka Belitung Ekspor ke Jepang, PT CCB Sukses Merambah Luar Negeri

Ia mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan melalui gerakan 3M Plus yaitu menutup, menguras, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air. 

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang juga telah melakukan upaya pengendalian.

Termasuk pengasapan (fogging) di wilayah rawan dan pemberian larvasida untuk membunuh jentik nyamuk. 

"Namun, fogging hanya efektif untuk membasmi nyamuk dewasa.

Pencegahan yang utama tetap pada kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.

Ia juga meminta agar masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, dan ruam merah pada kulit. 

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved