THR 2025

Asal Usul Pemberian THR di Indonesia, Cara Menghitung dan Kapan THR 2025 Cair

Pembagian tunjangan hari raya (THR) sangat ditunggu-tunggu oleh pekerja di Indonesia saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Penulis: Novita CC | Editor: Novita
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TUNJANGAN HARI RAYA - Ilustrasi terkait Tunjangan Hari Raya (THR).Pembagian tunjangan hari raya (THR) sangat ditunggu-tunggu oleh pekerja di Indonesia saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Inilah asal usul pemberian THR di Indonesia, cara menghitung dan kapan THR 2025 cair. 

POSBELITUNG.CO - Asal usul pemberian THR di Indonesia, cara menghitung dan kapan THR 2025 cair.

Pembagian tunjangan hari raya (THR) sangat ditunggu-tunggu oleh pekerja di Indonesia saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Biasanya, THR akan ramai diperbincangkan menjelang akhir Ramadan.

Mengutip Wikipedia, tunjangan hari raya atau disingkat THR, adalah pendapatan nonupah yang wajib dibayarkan pemberi kerja kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan di Indonesia.

THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Lalu, seperti apa asal usul THR di Indonesia? 

Kapan THR 2025 karyawan swasta cair dan bagaimana cara menghitung jumlah THR yang diterima? 

Simak penjelasan berikut ini.

Melansir TribunnewsWiki, THR merupakan hak pendapatan bagi pekerja/buruh yang wajib diberikan pemberi kerja menjelang hari raya keagamaan.

Tradisi ini telah ada di Indonesia sejak 1951 saat era kabinet Soekiman Wirjosandjojo dari Partai Masyumi yang dilantik Presiden Soekarno. 

Salah satu program kerja kabinet Soekiman adalah meningkatkan kesejahteraan Pamong Pradja (kini PNS).

Berikut ini sejarah tradisi pemberian THR dari masa ke masa:

Tahun 1951

Perdana Menteri Soekiman memberikan tunjangan kepada Pamong Pradja (saat ini PNS) berupa uang persekot (pinjaman awal) dengan tujuan agar dapat mendorong kesejahteraan lebih cepat. Uang persekot akan dikembalikan ke negara dalam bentuk pemotongan gaji pada bulan berikutnya.

Tahun 1952

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved