17 Ventilator RSUD Soekarno Babel Senilai Rp20 M Raib, Hidayat Arsani Copot Direktur dr Astrid

Pencopotan itu menyusul hilangnya 17 unit ventilator di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Editor: Alza
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
DIREKTUR DICOPOT - Komisi IV DPRD Bangka Belitung melakukan sidak ke RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Bangka Belitung, Kamis (21/11/2024). Direktur RSUD Soekarno dr Ira Ajeng Astrid dicopot menyusul hilangnya 17 ventilator di rumah sakit tersebut. 

Selain kasus ventilator, kini RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung juga mengalami penurunan klaim BPJS ke tarif C.

"Wajar setiap yang bermasalah dan tidak sesuai, maka akan kita turunkan.

Cari yang baru, namanya reformasi. Tidak dengan hati, kita pertahankan dengan akademis.

Pemimpin yang benar adalah pemimpin yang harus bertindak tegas, kalau tidak mampu ya mundur," ungkapnya.

Inspektorat turun 

Sebelumnya, pada April 2025 lalu, Pemprov Babel sudah turun tangan terkait hilangnya 17 ventilator, yang saat itu disebutkan hanya empat.

Pj Sekda Babel Ferry Afrianto memastikan pihak Inspektorat turun untuk melakukan pemeriksaan, terkait hilangnya empat ventilator di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel.

Alat bernilai ratusan juta rupiah per unit itu, berukuran cukup besar.

Sehingga, hilangnya empat ventilator itu membuat publik merasa heran.

"Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan," ujar Ferry Afrianto, Jumat (25/4/2025).

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) heboh, karena adanya alat kesehatan (Alkes)  yang hilang.

Alat kesehatan yang raib itu yakni empat unit ventilator atau alat bantu pernafasan yang biasa digunakan di ruang Intensif Care Unit (ICU).

Tidak diketahui pasti kapan hilangnya ventilator yang merupakan hibah atau bantuan dari berbagai pihak saat terjadi pendemi Covid-19 itu.

Lebih mirisnya, harga alat kesehatan yang tidak diketahui keberadaanya itu tidak tanggung-tanggung, mencapai ratusan juta rupiah per unitnya, tergantung dengan merek.

Raibnya empat unit ventilator tersebut mengundang keprihatinan dan kecurigaan berbagai pihak.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved