Perang Thailand Vs Kamboja

Penyebab Perang Thailand vs Kamboja, Kronologis Sengketa, Ada Apa dengan Peta 1907?

Konflik kedua negara yang paling menonjol terjadi di sekitar kuil Preah Vihear berusia 1.000 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Kamri
Khmer Times/Tangkapan layar/BBC via Tribunnews.com
THAILAND VS KAMBOJA - Pengungsi asal Kamboja di dekat perbatasan memilih menyelamatkan diri ke tempat aman selama perang Thailand vs Kamboja, Kamis (24/7/2025). Peta Thailand dan Kamboja. 

Berikut kronologis sengketa Thailand dengan Kamboja:

Tahun 1962

Mahkamah Internasional pada tahun 1962 memberikan kedaulatan atas area kuil Preah Vihear kepada Kamboja.

Putusan Mahkamah Internasional ini pun menjadi hambatan besar dalam hubungan bilateral kedua negara.

Tahun 2011

Pada tahun 2011, Kamboja kembali ke pengadilan menyusul beberapa bentrokan tentara Kamboja dan Thailand.

Konflik ini menewaskan sekitar 20 orang dan menyebabkan ribuan orang mengungsi.

Tahun 2013

Pengadilan Mahkamah Internasional pada tahun 2013 menguatkan putusan yang memenangkan Kamboja.

Kamboja kembali mengajukan banding ke pengadilan internasional untuk menyelesaikan sengketa perbatasan.

Namun, Thailand menolak yurisdiksi pengadilan internasional itu.

Tahun 2025

Ketegangan Thailand dan Kamboja meletus pada Kamis (24/7/2025) pagi.

Kedua negara saling serang di wilayah perbatasan yang telah lama menjadi sengketa.

Baku tembak hingga roket mewarnai konflik ini.

Pemerintah Thailand mengklaim adanya korban tewas dan luka-luka di pihaknya.

Melansir dari AP News, perang Thailand vs Kamboja pada Kamis pagi kemarin merupakan konfrontasi bersenjata kedua antara Thailand vs Kamboja sejak seorang tentara Kamboja ditembak mati pada Mei 2025.

Ketegangan itu memicu eskalasi besar menyusul ledakan ranjau darat yang melukai tentara Thailand.

Sejak konflik meletus pada Kamis pagi, bentrokan masih berlangsung setidaknya di enam wilayah di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved