Perang Thailand Vs Kamboja

Penyebab Perang Thailand vs Kamboja, Kronologis Sengketa, Ada Apa dengan Peta 1907?

Konflik kedua negara yang paling menonjol terjadi di sekitar kuil Preah Vihear berusia 1.000 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Kamri
Khmer Times/Tangkapan layar/BBC via Tribunnews.com
THAILAND VS KAMBOJA - Pengungsi asal Kamboja di dekat perbatasan memilih menyelamatkan diri ke tempat aman selama perang Thailand vs Kamboja, Kamis (24/7/2025). Peta Thailand dan Kamboja. 

Konflik kedua negara menyebabkan arus pengungsi dari kedua belah pihak.

Puluhan ribu warga Kamboja yang mengungsi umumnya yang berada di provinsi Preah Vihear, dekat lokasi pertempuran.

Dilansir dari Khmer Times, Kamis (24/7/2025) malam, Gubernur Provinsi Preah Vihear Kim Rithy mengungkapkan evakuasi massal dipicu oleh meningkatnya pertempuran di dekat perbatasan yang disengketakan.

Sekitar 20.000 orang dievakuasi dari enam komune di distrik Choam Ksan, wilayah berbatasan dengan Thailand.

Sekitar 10.000 orang di antaranya telah mencari perlindungan sementara di Pusat Keamanan Pagoda dan 5.000 di Wat Pothi, sebuah zona aman khusus bagi warga sipil yang mengungsi.

Baca juga: PERBANDINGAN Militer Thailand vs Kamboja, Ada yang Tak Punya Jet Jempur

"Evakuasi dimulai pagi-pagi sekali setelah serangan massal oleh tentara Thailand, termasuk serangan udara," jelas gubernur.

"Karena pertempuran sengit, upaya evakuasi massal tidak dapat segera dilakukan."

"Peluru artileri dijatuhkan di sepanjang jalan, memaksa banyak orang bersembunyi di bunker.

Ketika tembakan mereda antara pukul 18.00 dan 19.00, evakuasi dilanjutkan," kata Rithy.

Pihak berwenang telah memobilisasi pasukan keamanan, personel darurat, dan tim bantuan kemanusiaan untuk membantu keluarga-keluarga terdampak.

Gubernur Rithy mengonfirmasi makanan darurat, tempat tinggal sementara, dan bantuan medis telah diberikan kepada para pengungsi.

Thailand dalam konflik pada Kamis kemarin mengerahkan 6 jet tempur jenis F-16.

Sedangkan Kamboja dilaporkan menyasar pangkalan militer Thailand yang dekat perbatasan.

Media Thailand Bangkok Post mengungkapkan jumlah korban tewas akibat serangan Kamboja meningkat menjadi 12 orang.

Termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun tewas dalam kejadian itu.

Sementara lebih dari 30 orang terluka.

Arus Pengungsi di Thailand

Dalam konflik dengan Kamboja pada Kamis kemarin, pemerintah Thailand mengevakuasi hingga 40.000 penduduk di dekat perbatasan ke tempat penampungan darurat sedang berlangsung.

Kepala distrik Sutthiroj Charoenthanasak mengatakan dua roket menghantam desa tersebut pada pukul 09.40 pagi saat warga sedang menunggu evakuasi.

Empat orang terluka dan dua orang kemudian meninggal dunia di rumah sakit, seorang anak berusia 12 tahun dan seorang dewasa.

Dilansir dari Bangkok Post, pihak berwenang mengevakuasi warga dari 86 desa ke tempat penampungan darurat di sekolah-sekolah di distrik Prasat, Surin.

Menurut Sutthiroj, kapasitas tempat penampungan memadai dan sebagian besar pengungsi telah tiba dengan selamat.

Para pejabat belum meninjau lokasi serangan karena kekhawatiran atas terus berlanjutnya tembakan artileri Kamboja, tambahnya.

(Tribunnews.com)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved