Berita Bangka Belitung
Pemilik Toko Kaget Harga Oli Mobil di Pangkalpinang Melonjak
Harga oli mobil naik signifikan di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kenaikan paling mencolok pada o premium kemasan 4 liter.
“Yang paling sering dibeli itu PrimaXP, Meditran SC, dan Enduro Matic,” ujar Sudiyanto.
Namun, ia mengakui kenaikan harga mulai berdampak pada penurunan minat beli masyarakat.
Dalam kondisi normal, penjualan oli di SPBU bisa mencapai sekitar 10 dus per minggu.
Saat ini, jumlah tersebut cenderung menurun.
“Sekarang agak sepi. Ada penurunan pembeli,” katanya.
Meski demikian, kebutuhan oli yang bersifat rutin membuat konsumen tetap melakukan pembelian, meskipun frekuensinya berkurang.
“Bagaimanapun, oli harus diganti. Jadi tetap ada yang beli, hanya tidak sebanyak dulu,” ujarnya.
Sejumlah pelanggan, kata dia, juga mengaku terkejut saat mengetahui harga terbaru. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga belum sepenuhnya tersosialisasi secara luas.
“Ada yang kaget karena baru tahu harga sudah naik,” katanya.
Harga Berbeda di Setiap SPBU
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) turut menjual produk Oli yang diproduksi Pertamina.
Meski begitu, harga oli di setiap SPBU bisa berbeda.
Sudiyanto mengatakan harga jual oli di SPBU tidak sama dengan skema penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal itu karena tidak ada harga eceran oli yang ditetapkan pemerintah.
“Kalau oli, setiap SPBU bisa menjual dengan harga berbeda walaupun produknya sama. Selisihnya bisa sampai Rp10 ribu,” ujar Sudiyanto.
Menurut dia, kondisi tersebut sama seperti harga obat di apotek yang bisa berbeda meskipun mereknya sama.
“Oli tidak seperti Pertalite atau Pertamax yang harganya ditetapkan pemerintah. Ini seperti obat, beda tempat bisa beda harga,” katanya.
Ia menambahkan, perbedaan harga dipengaruhi oleh strategi penjualan masing-masing SPBU.
Ada SPBU yang menjadikan oli hanya sebagai pelengkap, sementara ada pula yang fokus menjual oli dalam jumlah besar.
“Kalau ada SPBU yang penjualan olinya banyak, mereka bisa ambil margin lebih kecil karena volume penjualannya tinggi,” jelasnya.
Pantauan Bangkapos.com di SPBU 24.33168 Jalan Demang Singa Yudha, Bukit Besar, Kec Girimaya, Kota PangkalPinang menunjukkan harga oli yang sama memang sedikit berbeda.
Oli PrimaXP 4 liter dijual seharga Rp198 ribu, sedangkan Meditran SC 5 liter dibanderol Rp258 ribu.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa meskipun jenis dan merek oli sama, harga di setiap SPBU tidak selalu seragam. (Bangka Pos/x1)
| PT Timah Mengadakan Senam Sehat, Ajak Masyarakat Hidup Sehat |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Semarak Ekraf ke-2 Tahun 2026 |
|
|---|
| Prof Udin Ingatkan Istri Pejabat Pemkot Pangkalpinang Jangan Asal Bicara di Media Sosial |
|
|---|
| Wali Kota Prof Udin Rombak Pejabat Pemkot Pangkalpinang, Ini Daftar Nama-namanya |
|
|---|
| Cegah Talasemia, dr Dora Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini dan Skrining |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/grafis-lonjakan-harga-oli-premium.jpg)