MBG Ramadhan 2026: Tetap Jalan atau Libur? Ini Skema dan Menu Barunya

Cek skema baru MBG Ramadhan 2026: Jadwal libur, aturan tote bag, dan daftar menu sehat bawa pulang sesuai SE Badan Gizi.

Tayang:
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Dedi Qurniawan
Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri
MENYANTAP MBG - (Ilustrasi). Siswa-siswi SD Negeri 15 Manggar, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyantap menu Makanan Bergizi Gratis pada Jumat (26/9/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap jalan selama Ramadhan 2026 dengan skema paket bawa pulang (tote bag).
  • Menu khusus seperti telur asin & kurma disiapkan, namun penyaluran libur pada awal puasa dan periode Lebaran 18-24 Maret.

POSBELITUNG.CO - Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan suci.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan bahwa pelayanan tetap tersedia dengan penyesuaian khusus.

"Program MBG selama Ramadan, libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah tetap berjalan," kata Dadan di Jakarta, Sabtu (14/2) dilansir Tribun Jatim.

Keputusan ini diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur teknis pelayanan selama Ramadhan, Idul Fitri, hingga libur Tahun Baru Imlek.

 Jadwal Penyaluran dan Masa Libur MBG

Meskipun tetap berjalan, terdapat beberapa periode di mana distribusi dihentikan sementara untuk menyesuaikan dengan hari besar nasional:

16-17 Februari 2026: Libur Tahun Baru Imlek (Tidak ada distribusi).
18-22 Februari 2026: Awal Ramadhan (Tidak ada distribusi).
18-24 Maret 2026: Libur Lebaran Idul Fitri (Distribusi dialihkan ke sistem bundling).

Khusus untuk periode Lebaran, masyarakat akan menerima paket lebih awal.

"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya, yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026," jelas Dadan.

Skema Baru: Sistem Tukar Tote Bag

Untuk menjaga ketertiban selama Ramadhan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menerapkan sistem Dua Warna Tote Bag (misalnya biru dan merah).

Penerima manfaat mendapatkan paket dalam tote bag berwarna tertentu.

Syarat pengambilan di antaranya penerima wajib membawa kembali tote bag yang diterima sehari sebelumnya untuk ditukar dengan paket baru.

Tujuan sistem ini adalah untuk memudahkan identifikasi, pengecekan, dan memastikan distribusi tetap terkontrol.

Daftar Menu MBG Ramadhan: Apa yang Boleh dan Tidak?

BGN memberikan rekomendasi menu khusus "kemasan sehat" yang lebih tahan lama agar aman dikonsumsi saat berbuka puasa di rumah.

Menu yang Dianjurkan:

  • Protein Tahan Lama: Telur asin, abon, dendeng kering.
  • Tambahan: Buah-buahan segar dan makanan khas lokal.
  • Opsional: Kurma sebagai menu takjil.

Menu yang Dilarang:

Pemerintah melarang keras penggunaan menu yang:

  • Cepat basi atau bercita rasa terlalu pedas.
  • Berpotensi menimbulkan keracunan pangan.
  • Ultra-Processed Food (UPF): Produk pabrikan tidak boleh dijadikan menu utama.

Kelompok Prioritas: Bumil, Busui, dan Balita

Berbeda dengan siswa sekolah yang mengalami penyesuaian jadwal, kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (6-59 bulan) akan tetap mendapatkan pelayanan MBG secara penuh tanpa jeda selama periode tersebut.

Bagi wilayah dengan mayoritas penduduk non-muslim, distribusi tetap mengikuti jadwal normal dengan menu siap santap di tempat.

"SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari," tegas Dadan guna memastikan kualitas gizi tetap terjaga di tangan penerima. (Tribun Jatim/ Kompas.com/ Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved