Modus Sindikat Timbun BBM Subsidi, Gunakan Barcode Palsu Hingga Modifikasi Kendaraan
Polda Banten membongkar praktik penyelewengan BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite yang terjadi di sejumlah wilayah.
Pertamina melalui unit usahanya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), menyatakan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor keekonomian, sekaligus tetap memperhatikan kondisi masyarakat.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan kebijakan penyesuaian harga merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan perusahaan.
“Penyesuaian ini mengacu pada dinamika harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah. Namun, kami tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ujar Rusminto kepada Bangkapos.com, Selasa (5/5/2026).
Menurut dia, perubahan harga BBM non-subsidi tidak dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh jenis produk.
Pertamina masih mempertahankan harga beberapa produk tertentu agar masyarakat memiliki alternatif sesuai kebutuhan dan kemampuan.
“Sebagian produk masih dipertahankan agar masyarakat tetap memiliki pilihan sesuai kebutuhannya,” katanya.
Rusminto menegaskan, meskipun terjadi penyesuaian harga, Pertamina memastikan distribusi dan ketersediaan BBM di wilayah operasional Sumbagsel tetap terjaga.
Seluruh jaringan SPBU disebut beroperasi normal dengan pasokan yang mencukupi.
“Kami memastikan penyaluran BBM tetap aman dan terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok cukup dan layanan di SPBU berjalan normal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai dengan kebutuhan serta spesifikasi kendaraan.
Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga efisiensi konsumsi energi sekaligus mendukung penggunaan bahan bakar yang lebih tepat guna.
Selain itu, Pertamina mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi resmi terkait harga BBM guna menghindari kesimpangsiuran data.
Informasi terbaru dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan, termasuk aplikasi MyPertamina maupun layanan Pertamina Contact Center 135.
Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini menjadi bagian dari kebijakan berkala yang mengikuti perkembangan pasar energi global.
Fluktuasi harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah menjadi faktor utama dalam menentukan harga jual BBM di dalam negeri, khususnya untuk produk non-subsidi yang tidak diintervensi langsung oleh pemerintah.
Di tengah dinamika tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga keseimbangan antara aspek bisnis dan kepentingan publik, termasuk dengan memastikan ketersediaan energi serta memberikan pilihan produk yang beragam bagi masyarakat.
Sementara itu, kondisi distribusi BBM di Bangka Belitung dilaporkan tetap stabil pascapenyesuaian harga. Aktivitas pengisian di SPBU berjalan normal tanpa adanya gangguan berarti.
Sebagai informasi, penyesuaian harga ini hanya berlaku untuk BBM non-subsidi, sedangkan BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan sekaligus memberikan kepastian bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. (Kompas.com/Bangka Pos/t2)
| BBM Batal Naik, Segini Harga Pertamax 1 April 2026, Pertalite dan Solar Dibatasi |
|
|---|
| Kewarganegaraan Syifa WNI Viral Jadi Tentara Amerika Serikat Otomatis Hilang Jika Tak Izin Presiden |
|
|---|
| Segini Gaji Syifa WNI 20 Tahun Asal Banten Jadi Tentara Amerika Serikat |
|
|---|
| Awal Mula Syifa WNI Asal Banten Jadi Tentara Amerika, Sang Ibu Sebut Sejak 2023 Tinggal di AS |
|
|---|
| Di Balik Motif Pembunuhan Anak Haji Maman, Pelaku Idap Kanker Stadium 3, Terdesak Utang Ratuan Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/penyelewengan-BBM-subsidi-di-banten.jpg)