Kritik Acha Septriasa soal Program Makan Gratis Bergizi Picu Perdebatan di Media Sosial
Aktris Acha Septriasa mengkritik Program Makan Bergizi Gratis pemerintah terkait transparansi dan ketepatan sasaran. Pernyataannya memicu perdebatan
Penulis: M Zulkodri | Editor: M Zulkodri
Sebagai figur publik, sikap kritis Acha dianggap mampu menjadi katalisator bagi diskusi yang lebih luas dan sehat mengenai transparansi serta efektivitas kebijakan pemerintah di mata masyarakat.
Namun, di sisi lain, muncul pula segelintir pandangan berbeda.
Sebagian netizen berpendapat bahwa penyampaian opini terkait kebijakan sensitif seperti ini semestinya dilakukan dengan kehati-hatian ekstra agar tidak memicu kesalahpahaman.
Perdebatan di media sosial pun terus bergulir dan semakin hangat. Banyak pihak berharap bahwa masukan dari sosok figur publik seperti Acha Septriasa dapat menjadi bahan evaluasi yang konstruktif bagi pemerintah.
Harapannya, program sosial tersebut dapat disempurnakan sehingga pelaksanaannya jauh lebih efektif dan tepat sasaran.
Antusiasme warganet dalam menanggapi isu ini terlihat sangat tinggi. Berdasarkan pantauan terkini, sudah ada ribuan komentar yang membanjiri kolom unggahan tersebut.
Ragam opini pun muncul, salah satunya dari akun Instagram @azzuranaura1206 yang memberikan sudut pandang berbeda.
“Kak untuk kamu yg berkecukupan mungkin MBG ga berguna, tpi aku hidup di desa dan anakku dapet MBG yg layak, coba kamu datang ke desa2 banyak anak yg kebantu bnget dengan ada’a MBG, bahkan posyandu untuk ibu hamil dan anak,” tulisnya.
Ia juga mengingatkan agar program tersebut tidak dinilai hanya dari satu sisi.
“kamu kan artis harus’a kmu jngan menilai dari sebelah mata aja,” lanjutnya.
Komentar serupa datang dari akun @factual.id yang menilai banyak orang tidak mengetahui manfaat program tersebut secara langsung.
“Orang yg suka mengejek MBG pasti gatau bagaimana manfaatnya punya 40 dapur MBG buat peningkatan ekonomi keluarga sendiri,” tulis akun tersebut.
Sebagian warganet juga mengakui bahwa program MBG masih memiliki kekurangan, namun mereka menilai manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.
Akun @srisartika86 mengatakan program tersebut setidaknya membantu meringankan pengeluaran keluarga.
“Buat saya yang sebagai IRT yg anaknya dapet MBG seenggaknya meringankan karna mengurangi uang jajan,” tulisnya.
| Punya 5 SPPG di Belitung Timur, Yayasan Pejuang Empat Dara Targetkan 5.000 Porsi MBG |
|
|---|
| Wabup Beltim Minta Kades Berperan Aktif Penuhi Kebutuhan Pangan untuk Dapur SPPG |
|
|---|
| Resmikan Dapur MBG di Desa Padang Manggar, Wabup Beltim: Kepala Dapur Harus Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Soroti Dugaan Keracunan Murid SD, Forum Anak Belitung Minta Evaluasi Program MBG |
|
|---|
| Bupati Belitung Panggil Pihak Terkait Bahas Puluhan Murid SD Diduga Keracunan Susu Kedelai MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Acha-Septriasa-kritik-MBG.jpg)